May 15, 2015

My Hijab Style Journey


Assalammu'alaikum wr wb.

Sejak pakai hijab di akhir 2010 lalu, saya sudah mengalami beberapa perubahan penampilan. Segala gaya pernah dicoba, dari gaya hijab melilit-lilit berbunga sampai sekarang lebih memilih gaya yang simple dan menutup dada, hehehe. Kalo saya pribadi, setelah bersuami kemudian punya anak, gaya hijab yang ngga ribetlah yang akhirnya selalu menang. Simple aja kadang pakainya suka kelamaan, hahaha. Walaupun masih susah banget disiplin untuk lebih bisa panjang lagi, huhuhu. Okelah, saya lagi mau throwback sedikit soal my hijab style journey...:D


2010-2011

Di awal berhijab cuma bisa gaya gitu-gitu aja, hehehe. Tapi mulai berani main di kombinasi warna-warna bold. :D

Polos yah akuuu.. x__x
Vintage dengan baju nyokap
Sailor girl ala-ala :))
Flowy menjuntai-juntai 

2012

Di tahun ini masih doyan mengeksplor berbagai macam gaya hijab. Mulai cari-cari tutorial dan bikin gaya sendiri, hehehe. Penyebabnya tak lain tak bukan karena saya jualan sodara-sodara, hahaha.

Eksperimen gypsy look 
Klo ini lagi suka gaya berlayer di kepala :D
Gaya hijab ini terinspirasi dari Suci Utami nih..
Bunga-bunga dimana-manaaaa
Kalo ini waktu masih punya pinggang, hahaha
celana kargo for the office
Kalo ini semacam anak kuliahan :))

2013-Sekarang

Alhamdulillah di tahun 2013, saya langsung hamil dan melahirkan di tahun yang sama. Setelah jadi istri dan ibu, saya pikir udahlah yah cukup masa gegayaannya, hehehe. Udah lumayan puas juga. Jadi dengan sendirinya hijab dan pakaian yang saya kenakan jadi lebih sederhana dan ngga neko-neko. Terutama untuk gaya berhijab paling penting yang menutup dada, dan sebisa mungkin bajunya ngga membentuk tubuh atau yang ketat-ketat. Okay, I admit there are several changes related to body shape. Jadi membentuk tubuh karena aku sekarang gendot dan bulat, hahahaha. *nangisdipojokan* Tapi itu hanya salah satu alasan saja. Alasan utamanya karena rasa malu sebagai muslimah. I'm not saying that I'm now perfect or very good. But at least I have started to be better. Dari sesuatu yang mendasar, yaitu hijab yang menutupi aurat saya. Mungkin secara akhlak dan perilaku saya masih jauh dari sempurna tapi setidaknya kewajiban mendasar saya sudah saya penuhi. Agak ngga fair juga buat suami saya kalo dia ditambahin bebannya dan ditarik-tarik masuk neraka karena aurat saya, huhuhu. Nauzubillah min zalik. Selain itu jadi mama itu ada edisi menyusui, ngejar-ngejar anak yang lari-larian, gendong-gendong, belum lagi ditarik/ketarik waktu dia bercanda or crangky, etc etc. Itu menurut saya ya. Mungkin persepsi dan keyakinan tiap orang berbeda. ^__^








Last but not least, wear something that fits you and makes you comfortable and confident. Tsaaaah.. Oke deh, happy weekend all.

Always loooove you, Life. :D

Wassalammu'alaikum wr wb.

6 comments:

  1. Halo Mba Lisna, mengenai hijab ini bisa dikirim juga loh ke blogfam hehehe silahkan kirim ke arie.haryana@gmail.com dan blogfam@gmail.com ya Mba, makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahaay..siap mas. Nanti kukirimkan juga. Thanks infonya yaaa. 😊

      Delete
  2. makin cantik mbak, semoga istiqamah ya ^^ saling mendoakan dalam kebaikan, insya Allah

    ReplyDelete
  3. bundagie: Thanks mbaa.. Amiin ya rabbal alamiin. Semoga selalu dibimbing Allah ya mba. :D

    ReplyDelete