April 29, 2016

Review Pixy BB Cream Bright Fix SPF 30

Assalamu'alaikum wr, wb. 

Haiiiii, berjumpa lagi dalam beauty review ala Lisna. Setelah sukses menggunakan lipstick matte lokal bernama Purbasari lalu menulis reviewnya di sini. Sekarang saya mau berbagi pengalaman dalam menggunakan produk bernama Pixy BB Cream Bright Fix SPF 30. Apaan tuuuuuuh? *jaja miharja mode on* Jadi ini adalah BB cream dari Pixy Indonesia yang digadang-gadang tahan sampai 12 jam, pleuusss sudah ada SPF 30 pula didalamnya. Woooow.. Masa sih?!

Saya memang pemakai BB cream dalam keseharian. Biasanya pakai Olay Total Effect Touch Of Foundation BB Cream. Setelah menggunakan BB cream, lalu saya baru gunakan L'oreal UV Perfect Aqua Essence dengan SPF 50++, baru kemudian loose powder/TWC Wardah, blush on, and so on and so forth. Nah yang gawat kan kalo lagi males pake makeup apa-apa, tapi terus mau keluar rumah (misal ke carrefour/giant atau nonton di deket rumah), trus tetep ngga mau keliatan buluk, hahaha. Lalu saya mencoba si BB cream dari Pixy ini. Kesan pertama, hmm lumayan harganya murah dan mudah didapat, hehehe. *emak irit* Cuma 30ribuan dan bisa dibeli di mana-mana, saya beli di Indomaret. Cuma ketersediaan shade warnanya waktu itu ngga lengkap. Sebenarnya ada 3 shade : beige, cream, ochre. Beige paling tua, cream agak light dan paling light ochre. Ya akhirnya saya coba beli yang shade cream, yang saat itu tersedia. Kemasannya girly cute gitu, kombinasi warna putih dan pink. Bentuk botolnya yang slim ngga terlalu makan tempat di pouch makeup, beda sama botol BB Cream Olay saya yang gondut dan ngga muat di pouch, hahaha. Apakah botol BB cream merepresentasikan bentuk tubuh pemilik? Entahlah, hahaha.. *abaikan*






Kalo yang tercantum di tube dan boxnya, BB Cream ini diformulasikan dengan Smart-Lock Powder yang mempertahankan makeup tetap tampak cerah dan tidak kusam sampai 12 jam. Woooww.. Kalo di mukaku, ngga sampai 12 jam si kayaknya ya. Tapi waktu dipakai untuk nonton Super Didi kemarin, ya kurang lebih 7 jam aman si ya. Mungkin kalo lagi ngga terbilas air wudhu bisa lebih lama lagi.



Masih dari keterangan di packagingnya, teksturnya yang ringan menutup noda di wajah tanpa terkesan tebal. Setuju! Teksturnya creamy liquid, tapi ngga terlalu cair ko. Karena dengan BB Pixy inilah akhirnya saya suka melewati step makeup-an yang saya sebut di atas, hahaha. Tinggal pake lipen, voila. Tapi ada tapinya ni. Buat kulit yang cenderung kering, jangan sampai lupa pakai pelembab sebelum pakai ini, karena setelah pemakaian BB cream ini, finishingnya cenderung matte. Eh bener ngga ni istilahnya matte, hahahaha. Karena kalo muka kering pakai ini menurutku akan makin berasa dry dan jadinya coveringnya ngga oke. Pengalaman pas kulit muka saya lagi kering si. Pas dirasain beda waktu kulit muka lagi normal. Mungkin kalo kulitnya berminyak bakalan cocok pakai ini deh, karena ngga bikin kulit wajah berminyak.

Duh maapkan ini gagal pokus yaaa, hahaha


Mengandung SPF 30 & PA+++, memberikan perlindungan optimal terhadap sinar UVB dan UVA. Selain itu Natural Whitening Extract & Derivat Vitamin C di dalamnya berfungsi sebagai whitening agent. Nah, lumayan kan ngga perlu pakai sunscreen lagi, hehehe. Udah komplit lagi perlindungannya. Kalo si whitening agent si di kulit saya si memang bener bright si ya. Mungkin karena coveragenya bagus juga.

Bagi teman-teman yang concern sama pemakaian ingredient parfum dan paraben pada kosmetik, BB Cream Pixy ini masih mengandung kedua bahan tadi. Terakhir teruji klinis tidak memicu timbulnya komedo. Kebetulan komedo saya itu yang tipe putih atau biasa disebut whitehead. Setiap pakai si, ngga bikin komedonya makin muncul. Cukup tertutup, tapi belum pernah pakai BB Cream ini berturut-turut selama 2 minggu misalnya. 


Overall, kalo mau coba worth to try ko, cuma 30ribuan. Anggap aja beli paket hemat Mekdi, hahaha. Kalo ngga cocok pun bisa dihibahkan ke teman atau sodara kan, hehehe. Oke deh, selamat mencobaaa.. Sampai jumpa di review beauty ala Lisna yang lain. *kiss*


Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

April 21, 2016

Dresslink Fashion Wishlist

Assalamu'alaikum wr wb,

Belakangan saya makin sering belanja baju dan fashion item via online. Lumayan mengecilnya ini badan jadi bikin saya lebih pede belanja online si, hahaha. Asalkan ada guideline ukurannya, saya berani deh belanja di olshop tersebut. Tapi biasanya belanja onlinenya di toko domestik aja, hampir ngga pernah belanja di online shop yang notabene berasal dari luar negeri. Selain worry masalah pembayaran, worry juga soal ukuran si ya.


Discount di Dresslink

Eh tapi tapi, saya baru coba liat-liat salah satu online shop yang asalnya dari Cina, namanya Dresslink. Kalo taglinenya Dresslink ini “Women's Fashion Mall, Worldwide Best Price”. Uwoooww.. coba dong ya dibrowsing-browsing. Karena basenya adalah Asia, jadi standar ukurannya adalah ukuran Asia. Nah kemudian ada size chart conversionnya tuh buat ukuran orang Eropa maupun Amerika. Detail kan?! Ada keterangan juga bahan baju ini apa, jadi bisa mengira-ngira nanti penampakan dan tekstur bajunya akan seperti apa. Soal payment bisa dilakukan lewat credit card, paypal dan Western Union. Shippingnya pun ada beberapa pilihan. Ada yang paling murah pakai China Post, tapi akan makan waktu kirim sampai dengan 3 minggu, hihihi.


Size guideline

Pilihan Shipping


Ada beberapa item yang aku taksir ni. Masuk wishlist banget, hehehe. Check this out..

US$ 3.90 (link here)


US$ 4.24 (link here)


US$ 1.3 (link here)

US$ 3.34 (link here)

Cobain belanja di sini yuuuuk.. Akhirnya aku udah pesan dong dong dong, hahaha. Can't waiiiit! 

Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

April 20, 2016

Althea Korea Indonesia : My First Unboxing

Assalamu'alaikum wr wb,


Haii bertemu lagi di postingan soal beauty ala Lisna, hehehe. Kali ini saya baru pertama kalinya mau melakukan UNBOXING! *woot* Maap kapital soalnya norak terlalu excited, hahahaha. Baru familiar istilah unboxing itu ya baru-baru ini sih, semenjak bergaul dengan para blogger canggih di bidang beauty dan fashion. Da aku mah apa atuh, cuma blogger campur sari lifestyle (wannabe) yang mencoba eksis. :)) Okeh cukup, let's get  back to unboxing thingy. :))

Jadi ceritanya saya dapat kesempatan dari Althea Korea dan Clozette Indonesia untuk menjadi salah satu beta tester AltheaKorea Indonesia. I was invited to be the first few shoppers of Althea Indonesia and they also gave me 600k shopping credit! *dancing syalalala* Siapa yang ngga seneng coba?! Eh, Althea Korea itu emang apa sih? Althea Korea adalah portal belanja online (online shopping store) yang menyediakan produk make up dan skin care asli Korea.



Dari shopping credit 600ribu yang diberikan, saya sempat bingung tuh mau beli apa aja ya?! Karena saya masih awam dengan kebanyakan produk beauty or skin care dari Korea. Paling yang saya tau hanya beberapa brand seperti Etude, Skinfood, Tony Moly, Laneige, tapi itupun hanya beberapa produk saja. Setelah berpikir keras *tsaaah* terpilihlah produk-produk yang saya display fotonya. Dan packagingnya pas sampai itu cantik dengan pink box gitu. Dibungkus bubble wrap pula, jadi no worry kebentur or penyok. 




Terbungkus rapi dengan bubble wrap




What's so special about it? Althea yang sudah ada sebelumnya di Filipina, Singapore dan Malaysia ini menyediakan K-beauty product dengan harga yang murah. Banyak sekali discounts dan penawaran menarik. Selain itu barangnya sudah pasti original/bukan KW. Dalam websitenya pun diberikan info cukup detail tentang produk. Kalo bingung, kamu bisa lihat produk yang dilabeli editor’s pick atau klik page Trendi Korea. Contohnya barang-barang yang saya beli beberapa nyontek yang ada label editor's pick, hihihi. 




Karena belum pernah pakai BB cushion akhirnya beli Etude Precious Mineral Any Cushion, shade Natural Beige. Harga : before Rp328.500 - after discount Rp197.100.

Belum pernah pakai BB cushion, jadi beli ini, hihihi.

Karena butuh face scrub, akhirnya beli scrub ini, Bubble Sugar Scrub. Ucul ya bentuknya kayak permen, hahaha. Asal jangan salah cemil aja yeee.. hahaha. Harga : before Rp280.000 - after discount Rp110.000.

Lucu yaaa, bahan dasarnya gula yang diberi bahan alami herbal

Kalo ini si karena kebetulan sun screen saya habis, hahaha. Terus sepertinya Etude Sunprise Must Daily SPF 50+ PA+++ cocok buah sehari-hari. Harga : before Rp207.900 - after discount Rp108.800.

Sun screen saya udah mau habis soalnya, hahaha

Karena face mask bentuk binatang sudah banyak, mari beli face mask berbentuk topeng Magneto, hahaha. Namanya Premium Metal Aqua MaskHarga : before Rp60.000 - after discount Rp23.000.

Salah satu editor's pick. Bentuknya juga unik yaaa, hahaha

Karena saya suka pakai blush on dan biasanya bentuknya kan bulky gendut gitu, nah Fresh Fruit Lip & Cheek Trio ini compact banget pleuss bisa buat lipen juga. Hihi.. Harga : before Rp280.300 - after discount Rp132.900.

I love blusher. Dan ini bisa buat bibir dan pipi, kombo. 

Sesungguhnya saya itu punya banyak komedo or whitehead di hidung. Oleh karena itu saya mau coba nosepack ini : 3 Step Nose Pack Sheet. Oya hati2 banyak yang mengandung lemak or bagian lain dari babi, jadi cek keterangan produknya dengan seksama yaa.. Harga : before Rp97.600- after discount Rp25.800.

Saya komedoan kakaaak.. Eh tapi packagingnya cute banget yaa, ada telinga gajahnya.. 

Althea Korea Indonesia juga memberikan kemudahan dalam shipping serta pembayaran. Biasanya kan banyak tuh yang belanja dari luar negeri tapi suka worry dan ada aja masalah sama bea cukai pas masuk Indonesia. Nah, kalo melalui Althea Korea Indonesia free worry tuh dari masalah terjegal di bea cukai macam itu. Dari pengalaman belanja yang lalu, saya diberikan link untuk mengecek status orderan kita sudah sampai mana. Mulai dari pick up oleh pihak logistik di Korea sana sampai mendarat dan dihand over ke ekspedisi lokal pun kelihatan statusnya. Canggih yaa?! Dan walaupun dikirim jauh dari Korea, Althea juga memberikan jaminan 30 hari pengembalian barang. OMG!
Gimana soal pembayaran? Ada 3 pilihan pembayaran yang saat ini diterima oleh Althea Korea Indonesia. Karena kemarin saya berbelanja pakai shopping credit saya tidak perlu membayar. Tapi saya dapat info dari salah satu team Althea kalo pembayaran bisa dilakukan dengan credit card, Mandiri clickpay dan Doku wallet. Cara menggunakan Doku Wallet bisa klik di sini.



Kapan Althea Korea Indonesia bisa dinikmati oleh customer di Indonesia? Mulai tanggal 18 April 2016, kamu semua bisa mengakses Althea Korea Indonesia di id.althea.kr . Terus jangan ketinggalan Grand Launching Big Giveaway yang diadakan oleh Althea Korea Indonesia pada tanggal 20 April 2016. Hadiahnya menarik bangeeet : (berlaku selama bulan Grand Launching aja ni)

-         Free shopping credit sebesar 100ribu buat kamu yang baru sign up.
-         Free shipping buat pembelanjaan di atas 300ribu (biasanya 500ribu)
-         Weekly giveaway yang hadiahnya berupa K-beauty product.


Last but not least, terutama buat muslimah jangan lupa baca deskripsi dan info produk dengan seksama ya. Karena beberapa produk jelas-jelas mencantumkan ingredientnya adalah dari bagian tubuh/organ babi. Sila langsung klik http://id.althea.kr. Jangan kalap yaaa, hihihi. Happy shopping. :D  

Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb. 

April 18, 2016

Review Film Super Didi

Assalamu'alaikum wr wb,

Yuhuuuu, bertemu lagi dalam review film Indonesia ni. Judul filmnya Super Didi. Kebetulan Sabtu, 16 April 2016 lalu saya dapat kesempatan menyaksikan screening film ini di XXI Epicentrum, Kuningan Jakarta. Bareng beberapa teman blogger dari IHBlogger (Aie, Mira, Anin, Ifa, Nita) juga, selalu seru dan menyenangkan meet up sama buibu ini, hohoho.


Minus ifa yang belum sampai

Kalo dari poster filmnya, yang bikin pertama tertarik si jujur aja karena yang main Vino G. Bastian, hahaha. *winkwink* Film ini disutradai 2 sutradara wanita yaitu Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayl Yurahma. Selain Vino G. Bastian, film ini juga diramaikan oleh kehadiran duo bintang film senior Ira Maya Sopha dan Mathias Muchus, artis cantik Karina Nadila, juga duo gadis kecil cantik pendatang baru, Anjanique Reney dan Aviela Reyna. Sang produser, Reymund Levy mengatakan bahwa film bergenre drama komedi keluarga ini hadir karena sangat minimnya film nasional yang memang diperuntukan bagi keluarga. Jadi Super Didi ini bisa disaksikan oleh semua anggota keluarga, mulai dari anaknya sampai kakek neneknya semua bisa nonton. Saya setuju banget sama pernyataan mas Reymund soal sepinya film bergenre ini. Jadi kangen sama film Petualangan Sherina, ya ngga si?!


Sang produser sedang memberikan sambutan

Film ini mengangkat cerita keluarga Arka (Vino G. Bastian) dan istrinya Wina (Karina Nadila) serta kedua anak mereka Anjani (Anjanique Reney) dan Velia (Aviela Reyna). Cerita dan konflik dalam film ini dimulai saat Arka yang seorang arsitek, harus ditinggal oleh Wina ke luar negeri selama 2 minggu. Arka yang sehari-harinya bekerja, harus menggantikan tugas istrinya yang full time mommy, padahal di waktu yang bersamaan Arka harus menyelesaikan presentasi untuk memenangkan proyek super strategis di kantornya. Nah, bisa ngga ya Arka berhasil menggantikan tugas istrinya sekaligus menyelesaikan pekerjaannya dengan baik? Jawabannya tonton deh sendiri sama suami, bawa anak-anak sekalian juga boleh, hihihi.


Berfoto bersama Vino G. Bastian

Menurut saya film ini lucu dan akting pemainnya natural, bahkan akting dua pendatang baru cilik pemeran Anjani dan Velia. Ceritanya relevan banget sama saya dan keluarga, jadi kadang kayak ngetawain diri sendiri (atau suami), hahahaha. Unsur komedi dan jokesnya pun bukan slapstik, dan mengalir dengan smooth. Banyak learning yang bisa didapat juga dalam pengasuhan anak, terutama buat para ayah. Ada si beberapa adegan yang kurang sreg di hati, tapi ya mungkin aja beneran kejadian kalo anak udah sekolah nanti. *deg-degan* Worth to watch. Jadi ngga salah klo film ini bilang “Karena jadi ayah itu, Seru!” Cuss tanggal 21 April 2016 nanti langsung ke bioskop terdekat yaaaa.. :D



Top by @vaastu.id - shoes by @amazara.id


Love you, Life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

April 12, 2016

Review Qunci Villas Lombok



Assalamu'alaikum wr wb,

Suatu subuh di Februari, saya terbangun dari tidur. Karena di kamar ngga ada jam dinding, jadi otomatis lihat jam di hp dan ada notifikasi email. Tadinya sempat dicuekin tuh email, trus akhirnya dibuka juga. Subjectnya QunciThanks2015, saat itu saya pikir "yaelaah, kena deh cuma email promo". Tapi akhirnya saya baca isi emailnya juga si. Ternyataaa...


Apaaaah? Saya sendiri hampir lupa ini untuk apa, kuis yang mana, undian apaan. Setelah saya ingat-ingat, oya saya pernah iseng isi kuis dari newsletter majalah online yang masuk ke inbox email saya. Dan saking lamanya sampai lupa kalo hadiahnya adalah menginap di Qunci Villas, Lombok. Alhamdulillah, memang rejeki naya yang belum pernah main ke pantai sepertinya, hehehe. Tadinya sempat bimbang gundah gulana buat pergi, karena suami masih ada assessment di bulan awal Maret itu. Tapi mupeng karena pas saya googling Qunci Villas ini hotel berbintang 4 di pantai Mangsit, Lombok. Dan rata-rata reviewnya excellent semua. Hwaaaa.. Dulu pas ikutan kuisnya sama sekali ngga ngeh kalo ni hotel ternyata punya reputasi yang bagus. Setelah korespondensi dengan Marketing Staffnya, beneran saya dapat gratisan tanpa syarat apapun. Sayapun boleh memilih kamar apapun yang saya inginkan, uwooo uhlalalaa.. Alhamdulillah. Kami memilih tipe kamar One Bedroom with Pool. Kalo dari websitenya, kamar ini private dan memiliki kolam sendiri. Oya, jangan lupa untuk meminta TV jika butuh ada TV di kamar ya, karena default hotel ini adalah tiap kamar tidak memiliki TV. Lalu, sempat berganti schedule karena keperluan suami di kantornya, alhamdulillah pihak Qunci Villa sangat baik dan kooperatif. Akhirnya ditetapkan kami menginap di tanggal 23-25 Maret 2016. So excited!




Oya, karena hadiah yang saya dapat hanya gratis menginap, maka tiket pesawat saya harus tanggung sendiri, hahaha. *korek celengan* Saya pilih Batik Air simply karena Garuda mahal, bahahaha... Karena naya sudah 2 tahun lebih maka dari itu tiket naya sudah full, seat sendiri, yang berarti harga tiket lebih mihil dari sebelumnya. :))  Seperti biasa sebelum beli tiket, saya pasti compare ke minimal 3 sumber yaitu Traveloka, website langsung atau booking.com ya kalo ngga salah. Harga paling kompetitif adalah dari Traveloka apps. Lumayanlah kalo dari apps biasanya lebih murah sedikit. Tiket beres, lalu browsing soal kuliner dan bisa ngapain aja di sana. Ternyata blog review orang Indonesia soal Qunci Villas ini agak jarang. Untungnya ada satu blog ini yang cukup memberi info soal Qunci Villas ini. Thanks mbaa klo kamu baca, hehehe. Lalu untuk rental mobil, saya dapat info dari Myria sesama IHBlogger, mamaciiii.. Harga jemput dari bandara ke hotel 200rb begitupun sebaliknya.


Di pesawat sebelum take off, bonekanya ngga ketinggalan


Day 1, 23 Maret 2016

Saya berangkat dari bandara Soekarno Hatta sekitar jam 10.20 WIB dan tiba di Lombok pukul 13.15 PM. Alhamdulillah on time, penerbangan juga smooth tanpa ada kendala. Naya juga ngga rewel, malah sekarang lebih excited lihat banyak pesawat. Ya senjata pamungkasnya si video yang ada di hp mamanya si. =/ Begitu mendarat, jemputan kami sudah datang. Ternyata tidak susah juga menemukan taksi di bandara Lombok, karena sudah ada Bluebird dan Express. So, kalo belum sempat book rental mobil bisa naik taksi. Harga mungkin lebih mahal sedikit untuk tujuan ke Qunci Villas, tapi rangenya masih 200ribuan ko.

Suguhan pemandangan sepanjang jalan bandara-hotel

Sepanjang jalan ke hotel, kami menikmati indahnya pemandangan Lombok. Sawahnya hijau, di kejauhan terlihat bukit-bukit, udara masih bersih dan tiada macet. Pantai Mangsit, lokasi hotel ini terletak sebelum pantai Senggi. Jaraknya dari bandara sekitar 50 km. Lokasinya cenderung lebih sepi dan agak jauh dari pusat keramaian. Di jalan, kami sempat mampir di RM Nada Alam Nyaman. Tujuan kami tentu saja Ayam Taliwang khas Lombok. Karena ngga mau repot, kami meminta rekomendasi pak Kamas yang searah dengan hotel saja. Makan bertiga saja lumayan agak pricey si, sekitar 210rb dengan lauk yang standar. Tapi overall rasanya cukup enak.






Sesampainya di hotel, kami langsung disambut dengan pelayanan yang ramah. Welcome drink minuman air kelapa yang dicampur dengan perasan jeruk, enak dan unik, hehehe. Lalu diberikan handuk basah dingin, syegeeer. Langsung bilang suami, ahh bisa buat stok foto bagus banget ni yaaang, walaupun nanti pada kenyataannya susah ya foto #ootd dengan kondisi ngejar-ngejar naya syalala, hahaha. Memasuki kamar kami langsung bilang, it's a WOW. Alhamdulillah sesuatu, kamarnya private dan kolam renangnya lumayan luas. Tiap kamar punya pintu akses sendiri. Jadi buat saya berenang pakai baju renang biasa pun aman. Dan naya juga langsung bilang, waaaaaah enang maaaa... Eaaa, alhasil belum buka koper atau ganti baju si ucul udah nyebur, hahaha. Silakan diintip kamarnyaaa...


Handuk dingin di hari yang terik, syegeeer..

Memasuki hotel, langsung jatuh cinta


Private pool



Baru kali ini lukisannya bukan wanita berbaju tradisional, tapi lekoong.. :))



Kamar mandi semi terbuka



Selesai mandi dan istirahat, kami langsung menuju pantai untuk melihat sunset. Sambil jalan sore juga melihat sekeliling hotel. Buat yang ingin honeymoon, babymoon atau leyeh-leyeh santai, hotel ini cocok banget. Fasilitasnya mungkin ngga terlalu lengkap si ya. Ada spa, yoga tiap senin dan kamis pagi, tapi ngga ada tempat gym. Tapi ada 3 area kolam renang dan 2 jenis restoran. Yang suka jogging, kudu banget bawa sepatu runningnya buat jogging sekeliling area hotel. Dan di pantai ada beberapa warga lokal yang menawarkan jasa kapal untuk menuju spot snorkeling atau ke Gili Trawangan dan sekitarnya. Kalo saya, niatnya si mau foto-foto cantik aja. Tapi naya jumpalitan loncat-loncat ingin tau segala, ngeri cyiin jarak ke pantainya agak ke bawah, takut anak itu nggelinding, hahaha. Sempat jalan di pantai sebentar. Dan naya takut aja dong sama gemuruh ombak, jadilah cuma main pasir yang agak jauh dari jangkauan ombak. Pas ombak dateng dia kabur minta gendong. Eaaaa... :'D Selesai main pasir, kami ambil spot strategis untuk melihat sunset. Sedikit mendung, tapi tetep indaaah. sambil menunggu sunset, kami memesan 2 jenis minuman. Suami iced moccacino dan saya jus semangka. Harganya? Mihil, ahahaha.. *mak irit* Terus tengok harga makanan yang lain, oke makan malam di luar aja. :))

Tuh ngga mau turun >_<







Sekitar 200m dari hotel, ada Warung Paradiso namanya. Bentuknya si warung sederhana, di tepi pantai gitu. Tapi surprisingly makanannya enyaaak. Kalo ke sana jangan lupa pesan ikan bakar yang bumbu Jimbaran, yuuum.. Harganya lumayanlah dibandingkan harga makanan hotel. Bikin krai krai bombay liat harga di menunya, hahaha. Tapi klo mau nyobain makan di restoran hotel juga bisa. Ada resto ala thai, ada ala mediterania, tinggal pilih deh. Cuma analogi harganya ni ya, 1 porsi nasi goreng di hotel bisa dapat 2 menu nasi goreng, mie goreng dan minum di Warung Paradiso, hahaha. Harga barbequenya pun per pax sekitar 500ribuan. Oh nooo, ku tak sanggup kakaaaak.. :))

Their food as they have stated on the signage.


Day 2, 24 Maret 2016

Sebenarnya ada dua macam cara sarapan di Qunci Villas, langsung datang ke restorannya atau breakfast di kamar masing-masing. Di hari kedua, kami memilih merasakan langsung sarapan di restorannya. Saat datang, tempat yang strategis di tepi pantai sudah full. Tapi kami tetap bisa merasakan keindahan pantai Mangsit pagi itu. Alhamdulillah. Berbeda dengan hotel kebanyakan, di Qunci Villas sarapannya harus pesan dari daftar menu dulu. Jadi modelnya ala carte gitu. Tapi boleh pesan apapun yang kita suka, berkali-kali, jika sanggup perutnya, hehehe. Oya buat kamu yang perutnya Indonesia banget kudu cukup puas makan buah sama nasi goreng. :)) Makanannya kebanyakan menu bule gitu deh, roti, sandwich dan telor ada di setiap menu!

coffee by the beach





Setelah sarapan, main di pantaiiii. Kali ini naya bener-bener ngga mau turun dari gendongan. Salah kami juga si ngga membiasakan naya ke pantai dari usia yang lebih dini. Tapi papanya ngga mau kalo ke Ancol, katanya kotor. Grrrr.. Yah jadilah mengalah deh, giliran dapat kesempatan main di pantai bersih anaknya mogok main di pantai, hahahaha. Yanasiiiib.. :)) Tapi beda halnya kalo melihat kolam. Langsung deh mau nyebur bawaannya, dan ngga mau udahan. Kecuali airnya dingin, baru deh minta naiknya cepet, hehehe. Selepas sarapan ya sudah bisa ditebak ya, berenaaang.

Kolam tepi pantai


Karena capek berenang, naya tidur siangnya lama tuh. Lumayan baru bisa photo session sama suami, hahaha. Terus lanjut berenang di kolam renang kamar. Ambooi, nikmat Tuhan mana yang kau dustakan. Beres berenang, foto-foto lalu hujan pun datang. Jadi kami makan siang di kamar. Karena gojek belum masuk Lombok, makannya dari warung terdekat dulu aja. Delivery order dari Warung Paradiso (lagi), hihihi. Malamnya pun kami makan di sana, tapi menunya seafood dan recommended. Tadinya mau jalan ke area Batu Layar atau Senggigi, tapi mendung mendung manja gitu. Urung deh jadinya...









Day 3, 25 Maret 2016

Hari terakhir kami mencoba sarapan dari kamar. Uniknya, form menu sarapan dimasukan ke dalam bumbung anyaman. Nah, kita tinggal pesan tuh makanan yang kita mau. Malam harinya, letakan di luar pintu kamar untuk diambil keesokan harinya. Jangan lupa catat jam berapa sarapan mau diantar ke kamar. Dan kami makan besaaar. Buat emak-emak irit macam saya makan di kamar macam ini memudahkan perbekalan (baca: makanan hotel masuk tupperware/plastik), hahahaha.

Menu sarapan
Menu sarapan dimasukan ke dalam sini

Dan pesanan kami pagi itu, hahaha

Sebelum pulang, kami sempatkan foto-foto dan main di pantai. Tapi drama deh, naya ngga mau pulang dan malah nangis pas diajak balik ke kamar untuk check out. Hehehe.. Next time inshaa Allah ada rejeki kita ke sana lagi ya naaak. Nah karena kami memang ngga ngoyo jalan-jalan, makanya barulah setelah dari check out kami mencari oleh-oleh dan sate rembiga. Dari hasil browsing kami makan sate rembiga di Warung Dakota di daerah jalan Dakota. Enak dan cukup murah. Harga 12 tusuk sate rembiga hanya 25ribu saja. Sate rembiga berbahan dasar daging sapi dan mengingatkan saya akan sate maranggi. Karena dagingnya tidak terlalu tebal dan dibumbui terlebih dahulu. Ada juga bebalung dan ayam taliwang tentunya. Saya juga pesan bebalung di sana, tapi sayangnya masih alot walaupun kuahnya sedap.




Marah-marah ngga mau pulang :))

Sate Rembiga

Ayam goreng dan bebalung

Tanpa direncanakan kami malah mampir ke Desa Sade. Ada banyak pemuda desa yang menawarkan jasanya untuk mengantar wisatawan. Bayarnya hanya seikhlasnya pengunjung saja. Desa tradisional ini hanya memiliki 700 orang warganya. Rumahnya hanya 150 rumah dengan 145 rumah masih terbuat dari bahan tradisional, yaitu atap alang-alang dan dinding serta lantainya dari tanah liat dan kotoran sapi/kerbau. Iyak betul kotoran sapi/kerbau. Tapi konon meski begitu tetap awet selama puluhan bahkan ratusan tahun. Di desa ini sebagian besar wanitanya membuat tenun dan kerajinan khas Lombok. Hasilnya juga untuk masyarakat setempat. Tapi jangan gampang tergoda yaaa, hihihi. Soale banyak yang bagus dan rayuannya maut, hihihi. Ada pertanyaan mendasar bagaimana shalatnya kalo lantainya dari kotoran sapi? Ternyata mereka akan memberi alas tikar dulu, lalu ditambah sajadah, hehehe. Inshaa Allah bersih. Uniknya lagi untuk adat pernikahan, si gadis harus dilarikan dulu oleh sang calon suami. Katanya ni kalo diminta atau dilamar baik-baik, malah dianggap sebagai penghinaan. Tapi, kalo memang malamnya misalnya sudah dibawa kabur, pagi harinya langsung ada utusan calon pengantin pria yang bertemu keluarga wanita dan membicarakan soal pernikahan.

Lumbung penyimpanan hasil panen



Hasil karya wanita setempat

Di bandara kami sempat menunggu beberapa saat sebelum akhirnya boarding. Tapi tenang, tempat menunggu di bandara Lombok juga sudah banyak. Ada coffee bean, solaria, bakso lapangan tembak, dll. Ngga bakal mati gaya deh. Flight pulang lancar dan mendarat di Soeta malah lebih cepat 20 menit dari jadwal. Alhamdulillah. Ke Lombok lagi yuk, suami bilang sebelum tidur. Hahahaha.. Aamiin, semoga ada rejekinya yaaa.. :))


Love you life. :D

Wasalamu'alaikum wr wb.