February 03, 2017

Kenali Dulu Kelas Kereta Api Sebelum Membeli Tiket



Assalamu'alaikum wr wb,

Seperti halnya pesawat, kereta api menawarkan kelas penumpang beragam untuk menyesuaikan budget dan kebutuhan konsumen. Mungkin banyak di antara kita, termasuk saya, yang menggunakan kereta api untuk perjalanan harian, hanya familiar dengan kelas ekonomi. Bisa jadi karena pertimbangan biaya atau merasa takut memilih kelas lain dengan alasan kurang paham atau ngga tau kelas lain gimana.

Untuk itu buibu pabapak, penting banget buat kita mengetahui lebih banyak tentang kelas penumpang di kereta api. Dengan mengetahuinya, kita akan lebih paham mana yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Jadi, saat memesan tiket kereta api di website resmi PT KAI ataupun agen seperti Traveloka, kita sudah paham akan kelas yang dipilih dan ngga akan ada tuh kejadian salah beli tiket. Rugi bandar kan ya kalo salah beli tiket, hehehe. 


Perjalanan kereta api bersama Blogger Horeey

Kereta Api Kelas Eksekutif

Kelas Eksekutif merupakan kelas termewah yang ditawarkan kereta api penumpang. Klasifikasi kelas ini hadir sebelum peringatan 50 tahun Indonesia merdeka, tepatnya 31 Juli 1995 lalu. Kereta memiliki 2 jenis, yaitu Argo dan Non-Argo berkapasitas 50-52 penumpang. Tempat duduk penumpang diatur 2-2 per barisnya.  Waktu tempuhnya juga lebih cepat karena KA Eksekutif tak singgah di semua stasiun. 

Gerbong kereta api kelas eksekutif

Kursi kelas eksekutif 

Sebagai kelas penumpang termewah, KA Eksekutif menawarkan fasilitas selayaknya pesawat terbang kelas Ekonomi. Tempat duduk sofa dengan bantalan yang empuk dilengkapi pijakan kaki dan sandaran kepala yang bisa diatur posisinya untuk rebahan. Kenyamanan lebih tersedia dengan bangku yang bisa diputar berhadapan dengan bangku di belakangnya. Setiap bangku juga memiliki colokan listrik. Jadi ngga akan khawatir batere handphone lowbat karena selama perjalanan bia charger baterai HP atau laptop. Bahkan, beberapa kereta api melengkapi bangkunya dengan lampu baca dan meja lipat. Cocok kan buat yang di perjalanan harus menyelesaikan pekerjaan dan harus menggunakan laptop. 

Di dalam gerbong eksekutif yang disulap jadi kereta wisata


KA Eksekutif sudah full-AC. Toilet juga modern dan bersih. Bantal dan selimut tersedia gratis untuk seluruh penumpang. TV LCD terpasang pada setiap gerbong agar penumpang bisa menonton bersama sepanjang perjalanan. Untuk layanan makan dan minum tersedia berbayar dan bisa dinikmati di kursi sendiri maupun di gerbong makan. Lalu kompartemen bagasi tersedia di atas kepala, baik dengan tutup maupun tidak. Nah, favorit saya ya kelas ini, hehehe. Habis ya naik kereta kan lama, jadi sebisa mungkin cari yang paling nyaman si, hehehe.


Kereta Api Kelas Bisnis

Kelas Bisnis melayani penumpang segmen menengah. Setiap KA Bisnis memiliki kapasitas 64 penumpang dengan pengaturan tempat duduk 2-2 sebanyak 17 baris. KA Bisnis juga sudah dilengkapi AC, kurang lebih 6 unit dalam setiap gerbong kereta penumpangnya.
Fasilitas yang disediakan dalam kereta kelas ini hanya berbeda sedikit dari kelas Eksekutif. Pada KA Bisnis, tempat duduk disainnya menyatu untuk memuat 2 penumpang (memanjang tanpa sekat seperti kelas Eksekutif). Tempat duduk berlapis kulit dan bisa diputar untuk berhadapan dengan bangku di belakangnya. Untuk sandaran badan, tempat duduk di kereta api kelas Bisnis ngga bisa diatur posisinya. Colokan listrik sudah tersedia pada setiap bangku penumpang. Untuk bagasi, kompartemen tersedia di atas kepala tanpa penutup. Untuk bantal tersedia, tapi dengan sistem sewa. Layanan makan dan minum juga ada seperti halnya di kereta api kelas Eksekutif.



Tiket kereta bisnis

Salah satu sudut kelas bisnis

Kereta Api Kelas Ekonomi

Kelas Ekonomi bisa dibilang kelas kereta yang paling terjangkau. Dari segi waktu tempuh, kereta api ini paling lambat dibanding kereta kelas Bisnis dan Eksekutif karena mampir di seluruh stasiun dalam satu jalur rute perjalanannya. Stasiun keberangkatannya pun berbeda dengan kereta api Eksekutif dan Bisnis. Biasanya, KA Ekonomi berangkat dari stasiun alternatif, seperti dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir di Jakarta.

Dalam pengoperasiannya, kereta api kelas Ekonomi terbagi dua, yaitu KA Komersial dan KA Non-Komersial. Perbedaan terletak pada eksterior, kapasitas, dan kualitas, termasuk juga harga. Sedangkan untuk fasilitas masih sama, yaitu tempat duduk memanjang tanpa sekat untuk 2 orang per bangku (sandaran tegak 90 derajat, posisi saling berhadapan ngga bisa diputar), colokan listrik, bantal dengan biaya sewa, dan layanan makan-minum berbayar. Bagasi terdapat di atas kepala berupa rail besi tanpa tutup.



KA Komersial adalah kereta api kelas Ekonomi yang ngga disubsidi pemerintah. Eksteriornya berwarna biru. Kereta ini diproduksi oleh PT INKA. Dalam 1 rangkaian, kereta ini menyediakan 2 kelas penumpang, yaitu umum dan difabel. Yes, sudah tersedia juga untuk penumpang difabel. Kapasitas yang bisa diangkut dalam sekali perjalanan terakomodasi oleh 144 bangku dengan susunan 2-2, terdiri dari 80 tempat duduk umum dan 64 tempat duduk difabel.

Sementara itu, KA Non-Komersial merupakan kereta api kelas Ekonomi yang disubsidi pemerintah. Jumlah penumpang yang bisa diangkut dalam satu rangkaian kereta terakomodasi dengan 106 tempat duduk dalam susunan 3-2 sebanyak 24 baris. Tempat duduknya sudah berlapis kulit. Toilet juga tersedia, modern dan terawat.

**

Selain ketiga kereta api di atas yang terdedikasi untuk masing-masing kelas, PT KAI juga menyediakan KA Campuran. Kereta ini mengangkut seluruh kelas penumpang dalam 1 rangkaian kereta. Adapun proporsi kelas penumpang dalam kereta campuran kurang lebih 50-52 bangku kelas Eksekutif, 64 bangku kelas Bisnis, dan 80 bangku kelas Ekonomi yang seluruhnya sudah full AC.

Love you life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

52 comments:

  1. Gie adalah penumpang kereta api, semua kelas udah kecuali wisata hahaha....tapi rindu suasana kereta dulu Wkwkwkkkk. Sedikit cerita pertama kali naik kereta api sendiri dari Jakarta ke Cerbon itu sekitar kelas 5an SD dan menyenangkan hihihi....horeey naik kwreta lagi yuk !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku udah dooong kereta wisataaaa.. Padahal acara kantor, hahahahaha.. Iisshh kamu hebat amat udah bisa sendirian Jakarta-Cirebon naik kereta, masih SD pula, hahaa..

      Delete
  2. Naik kereta api selalu jadi hal yang menyenangkan selama traveling. Selain nyaman dan bisa nyambi kerja buka laptop juga terjangkau. Oia, makanannya pun lumayan lah hehheeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hooh, enak kan sisterrr.. Kamu bisa nyambi buka laptop trus kerja kaaan kemariiin, kalo aku mah puyeeeng, hahaha.

      Delete
  3. Pas lg nyari tiket kereta akuh....yuk liburan bareeeng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahh kakak desy mau kemanaaa.. Hayuk aja aku maah.. Tapi kamu jgn pas hamil gede deeehh, hahaha.

      Delete
  4. aku andalan ekonomi...kalau kepepet gda lagi baru eksekutip wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang udah cukup oke ya yang ekonomi juga yah.. Aku belum pernah si naik ekonomi, paling banter bisnis, hahaha..

      Delete
  5. Terakhir aku naek kereta ekonomi dan nyaman banget mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya udah bagus sekarang walaupun ekonomi yaaa..

      Delete
  6. sekarang ekonomi pun nyaman... tinggal pilih sesuai kantong haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoiih betul skali, tinggal pilih aja yang sesuai budget.

      Delete
  7. Belom pernah naik kereta keluar kota kakak ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, nanti inshaa Allah naik kereta api tut tut tut ya kakak amel, bareng si duo sipit, hihihi.

      Delete
  8. Kereta ekonomi sekarang sudah nyaman, ada ac dan kursinya empuk.

    www.extraodiary.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hooh, ekonomi pun sekarang udah ngga kalah nyaman yaaa..

      Delete
  9. Kereta memang menjadi sarana transportasi pilihan jika berlibur selain pesawat, nyaman dan ada sensasinya tersendiri bisa liat2 pemandangan hijau haha.

    Yuk ah liburan ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, aku lebih suka kalo malam si mba, bisa tidur tau2 sampe, hahahaha..

      Delete
  10. Kereta api emang selalu jadi favorit aku dari dulu nih Teh, karena cuma pake kereta api aku nggak mabuk darat #NesaAnaknyaNorak :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minum antimo aja atuh kalo mabok mah, hahahha.

      Delete
  11. naik keretaa selalu punya cerita sendirii... #eeaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ciyeee, ceritanya soal apa tuh kakaaaak, hahaha..

      Delete
  12. Kangen naik keretaaaa, kereta jarak jauh ya mba kalo commuterline tiap hari udah kenyang deh hehe.. Aku seneng walopun ekonomi tapi skrg udah lebih nyaman ya Mba Lisna.. Naik kereta punya arti khusus jg buat aku, selalu inget tiap wktu liburan sekolah dulu diajak naik kereta sama ortu.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah aku malah belum pernah naik commuter line, hahaha. Dulu jaman aku kecil juga pernah naik kereta api ke kebumen, terus tidur di kolong kursi, hahahaha.

      Delete
  13. Penasaran sama kereta wisata, belum pernah nyoba. Kayaknya sih nyaman banget buat perjalanan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak emaaang, nyaman. Kalo buat perjalanan maksimal 3-4 jam masih okelah, tapi kalo lebih dari itu ngga enak juga si, hahaha.

      Delete
  14. wiii seru banget ya jalan2 bareng naek kereta.., jadi pengen deh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya seru mba zataaa, hehehe. Cuss bareng keluargaaa..

      Delete
  15. Duhh jadi pengen naik kereta. Seumur hidup belum pernah naik kereta :( Hiks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah mba andy berarti kudu ke Jawaaa trus naik kereta, hihihi.

      Delete
    2. Iya nih mbak. Udah berapa kali ke Jawa tapi belum juga kesampaian naik kereta. Pengennya naik kereta yang perjalanannya paling jauh. wkwkwkwkwk.. dari mana ke mana ya itu?

      Delete
  16. lbh sering menggunakan KAI ekonomi AC
    sudah cukup baik fasilitasnya saat ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya untuk saat ini sudah cukup mumpuni juga ko kelas ekonomi.

      Delete
  17. Aku sukanya paling nggak kelas bisnis. Soalnya kalau kelas eksekutif aku mendingan spend money dikit lagi dan naik pesawat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kelas bisnis juga udah enak. Hooh, aku juga mending pesawat si apalagi kalo ngejar waktu, hehehe.

      Delete
  18. Naik kereta ke Bandung, udah kayak naik pesawat. Sama nyaman dan bersihnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu aku banget mau coba banget, tp belum sempet2 ih. Katanya pemandangannya bagus yaaa?

      Delete
  19. naik kereta itu emang menyenangkan, banyak cerita juga... saya suka naik kereta saat bepergian gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, kalo ngga terlalu dikejar waktu emang enak naik kereta.

      Delete
  20. Udah lama ngga naik keretaaa.. terakhir sama kalian ke Yogya, abis itu pusing karena kelamaan dijalan #manja hahahah XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaaa, gw juga itu terakhir, hahaha..

      Delete
  21. Aku paling seneng traving naik kereta. Seru aja, walaupun kadang pegel juga karena kelamaan­čść

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seruuu kalo lagi ngga ngejar waktu, hahaha..

      Delete
  22. jadi pengen naik kereta lagi, apalagi kereta yang wisata kayaknya bagus banget mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kereta wisata lumayan fancy sih, hahaha..

      Delete
  23. paling suka naik Eksekutif biar harga merogoh cukup dalam tapi sebanding dengan kenyamanan yang didapat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes, harga memang sebanding dnegan kenyamanan.

      Delete
    2. ada harga ada rupa,,, begitu yang selalu orang katakan

      Delete
  24. Saya keseringan naik KA yg bisnis mbak,, lebih murah meriah kalau mau jalan bareng teman2,, Tapi pengen sekali2 nyobain kereta eksekutif biar ngrasain kemewahannya, Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, kalo sm temen2 mah naik bisnis juga hayuk. Tapi kalo sendiri aku prefer seksekutif sih, hehehe.

      Delete
  25. pas pulkam ke mbahku di pekalongan nyobain ah soalnya blm pernah pulkam naik kereta ... sekalinya naik kereta itu duluuuu waktu masih kerja urusan dinas luar kota

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah cobain mbaaa.. dulu pas dinas ke pekalongan juga aku naik keretaaa..

      Delete