November 17, 2012

things happened before the Big Day

Things go right, things go wrong. 
You never know what's going on.
Only God to put trust on. 


Rhymingnya enak ngga? hehehe.. Grammatically incorrect, tapi yasudahlah yaa, hehehe..

Beberapa hal terjadi belakangan ini. Selain keribetan dan keseruan menjelang hari H, juga kabar dan kejadian yang bikin sedih.

How about our big day? Alhamdulillah seru, hahaha.. Semacam ingin bilang WOW sambil koprol, hahahaha.. Sahabat-sahabat dekat sudah tau semua, walaupun ada pro dan cons, tapi at the end mereka menghargai dan menghormati keputusan gw. Yes, dan memang gw sudah yakin dan bertanggung jawab penuh akan keputusan dan hidup gw, so this is it. Dan mereka pastinya berdoa yang terbaik buat kami berdua, juga keluarga. Thanks a lot guys, you're the best.

Persiapan yang lain? Masih on going, tanpa hentilah pokoknya. Rapat-rapat keluarga digelar, rajin dateng ke acara keluarga, ketemu om-tante-mawo-uni-uda-kakak-uwa-nci-mamang-encang-etc... Ada dagdigdugnya, ada yang bikin emosi, ada yang bikin stress, ada yang bikin bingung, mostly mah bikin happy ko, hohoho.. Pokoknya seruuuuu dan bersyukur, alhamdulillah. Semoga selalu lancar dan dimudahkan yah. Amin ya rabbal alamin.

Apalagi? Tanggal 8 November 2012 lalu, kabar sedih datang dari Cibinong. Nenek dari bapak meninggal dunia. Nenek ini adalah bapak tiri alm bapak, tapi juga nenek yang aku kenal karena ibu kandung bapak ngga gw kenal sama sekali. Jadi yang gw kenal dari bapak ya nenek inah namanya. Nyess dan sedih rasanya, beliau ngga bisa lihat nanti. Ngga ada yang nyambut anak-anak dan cucu-cucunya yang datang ke rumah cibinong. :( Tapi ini takdir Allah kan, ikhlas dan sabar nerimanya. Nenek udah dikasih bonus 10 tahun dari usia umat Rasulullah SAW. Semoga Allah swt mengampuni segala dosanya, menerima segala amal baiknya, melapangkan dan terang kuburnya. Amin ya rabbal alamin.

Terus ada apalagi? Terima kabar dari seorang sahabat masa kecil, bahwa rumahtangganya berjalan tidak mulus. Dan setelah segala usaha yang ditempuh, perceraian jadi solusi yang harus diambil. Huufft, langsung kepikiran si. She's my close friend. Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk dia dan keluarganya. Semoga dia diberikan kesabaran, kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan semua ini. *bighug*

Ngga berenti di situ, saat kumpul keluarga di waktu kematian nenek, dapat kabar sejenis dari beberapa kerabat. Masya Allah, astaghfirullah. Makiiiin kepikiran, makiiiiin deg-degan. Ya Rab, jauhkan pernikahan dan keluarga hamba nanti dari hal yang kau benci itu. Tapi alhamdulillah tenang setelah cerita sama bebong. Insya Allah, selalu dilancarkan sama Allah swt. Usaha dan doa selalu tanpa henti yaaah... *bighug*

Ya Rab, hamba mohon pada-Mu jadikanlah pernikahan kami kelak menjadi pernikahan sakinah, mawadah dan warahmah. Tautkanlah kedua keluarga besar ke dalam jalinan kasih yang menyejukan. Karuniakanlah kepada kami anak-anak sholeh dan sholeha, yang tidak hanya indah rupanya, juga indah akhlak dan perilakunya. Yang cerdas urusan akhirat dan juga cerdas urusan dunia. Yang sayang kepada keluarga, sahabat, alam dan juga saudara sesama muslim dan muslimah. Amin ya rabbal alamin...


Still, love you, life.. :D 

No comments:

Post a Comment