Follow Me @lisna_dwi

Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

September 14, 2018

4 Tips Menyimpan Kue Putri Salju Supaya Tetap Renyah

September 14, 2018 1 Comments


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Menikmati kue kering di sela waktu senggang, misalnya ketika sore hari ditemani dengan
secangkir kopi atau teh, adalah salah satu cara menikmati hidup yang sederhana. Selain bisa
menjadi menu untuk camilan, kue kering ini juga merupakan makanan wajib yang
disediakan ketika hari raya. Ngga heran jika pesanan kue untuk hari raya kerap kali
mengalami peningkatan. Termasuk mamih saya yang juga membuat kue kering dan menerima pesanan saat hari raya. Salah satu kue legendaris yang dari dulu hingga saat ini selalu
tersedia adalah kue putri salju. Kue kering dengan rasa gurih dengan taburan gula halus
manis ini, bisa menjadi pelengkap aneka sajian camilan di hari raya kita.

October 11, 2016

5 Tips Supaya Tetap Fit Saat Travelling

October 11, 2016 81 Comments


Assalamu'alaikum wr wb,

Menjelang akhir tahun begini pekerjaan biasanya makin hectic dan sibuk. Lagi lucu-lucunya gitu, hehehe. Eh atau malah udah ada yang merencanakan liburan akhir tahun? Naaaah, buat yang baru mau travelling harus siap dengan berbagai macam amunisi nih. Masalahnya, musim hujan yang akhirnya tiba menyebabkan banjir dimana-mana. Belum lagi issue penyebaran penyakit di negara tetangga, seperti virus Zika yang sempat ditemukan di Singapura. Fit saat travelling itu wajib hukumnya. Jadi, kudu pinter-pinter jaga kesehatan yah teman-teman. Buat yang mau travelling, biasanya saya menerapkan 5 tips ini supaya tetap fit dan tetap enjoy saat menjalani agenda jalan-jalan saya.

September 23, 2016

Diet Karbo Untuk Hidup Lebih Sehat

September 23, 2016 84 Comments


Assalamu'alaikum wr wb,

Setelah menikah hidup tiap orang pastilah berubah. Buat saya perubahan semakin besar terjadi setelah memiliki anak. Setelah punya anak, apa-apa yang saya lalukan pokoknya buat anak. Mulai dari belanja popoknya, bajunya, mainannya, makanannya, hingga tabungan untuk pendidikannya. Sampai-sampai waktu saya menyusui juga alasan makan banyak dan menggila adalah supaya ASI banjir, tetep alasannya DEMI anak, hahaha. Yang ada setelah melahirkan, menyusui, karena pola makan yang kurang terkontrol jadinya malah berat badan yang naik drastis. Akibatnya apa? Saya merasa kurang fit. Dan ketika anak makin aktif, makin berasa kalo sehat itu penting banget supaya bisa tetap keep up dengan aktifitas anak saya. Percayalah mengejar si kecil yang senangnya berlarian ke sana kemari itu butuh kondisi fisik prima dan tenaga ekstra buibuuuu, hahaha. *lap keringet*

September 21, 2016

How to Pose for Your OOTD

September 21, 2016 62 Comments


Assalamu'alaikum wr wb,

Bagi yang follow saya di instagram, pasti udah maklum sama kebiasaan saya posting foto #OOTD (Outfit of The Day). *berharap teman-teman maklum beneran LOL* Sebenarnya saya bukan yang tipe fashionable banget gitu, kebanyakan mah fotonya di kantor, hahaha. Tapi suka aja kalo posting foto OOTD kalo pakai baju yang belum pernah saya post atau mix and match beberapa item lama jadi tampilan baru. Kalo travelling sama suami, barulah ada kesempatan punya stok foto yang lumayan oke. Seperti apa kata pepatah, Alah Bisa Karena Biasa. Nah, saya pun demikian dan mungkin teman-teman lain juga demikian jika menyangkut how to pose for our OOTD. Pertamanya mungkin gayanya awkward atau aneh gitu, lama kelamaan saking seringnya foto jadi lumayan oke. *kalo kata saya yaaaaa,hahaha*

January 12, 2016

My Diet Journey : Turun 15 Kg Dalam 3 Bulan

January 12, 2016 114 Comments
Assalamu'alaikum wr wb,

Selamat tahun baru 2016 semuaaaaa. Apa kabarnya? Semoga di tahun yang baru ini kita semua selalu sehat, makin sukses dan tetap semangat yaaaa.. Setelah beberapa waktu sengaja saya tunda, kali ini saya memantapkan hati untuk sharing soal perjalanan diet saya. Kenapa saya tunda? Karena sebenarnya belum mencapai target yang saya inginkan, masih separuh jalan walaupun hasilnya sudah lumayan kelihatan. Jadi kemarin-kemarin tuh rasanya ngga afdol gitu kalo belum mencapai target tapi udah posting cerita lengkapnya. Tapi akhirnya posting juga buat memotivasi (kembali) diri ini plus ada beberapa pertanyaan juga dari yang kebetulan baca blog saya.

Inilah dia si jali-jali kisah diet saya...

Ketika hamil tahun 2012-2013 lalu, berat badan naik hingga 22 kg. Berat sebelum hamil 58 kg dan sesaat sebelum melahirkan mencapai 80 kg. Luar biasa ya, hahaha. Setelah melahirkan pun hilangnya ngga terlalu banyak, paling hanya 9 kg, sisanya masih nempel di saya. Iya posesif amat itu berat badan sama saya, hahaha. Saat cuti 3 bulan karena masih masa adaptasi sebagai ibu, mengurus bayi dan istirahat malam yang kurang, akhirnya turun berat badan secara alami hingga 15 kg. Jadi saat masuk kantor saat itu, tinggal 7 kg lagi tuh sisanya. Do the math ya, hihihi. :P Kemudian dimulailah hari-hari bekerja kembali seperti biasa dengan status sebagai busui (ibu menyusui). Nah, saya itu tipe stress eater klo istilah saya si, alias kalo lagi stress or banyak kerjaan kompensasinya ke makan, hahaha. Belum lalu excuse saya yang lagi menyusui, jadilah saya pemalu aka perempuan makan melulu, hihihi. Jangan ditiru yaaaaa.. :)) Niat mau diet tapi suami masih bilang ngga usah dulu sampai Naya umur 2 tahun. Yess karena suami ngga protes atau keberatan, jadilah saya semakin santai kayak di pantaiiii.. Yeah right, hahaha.

Saya sebelum diet

Mendekati September 2015, mulailah saya mencari metode diet yang cocok dan aman buat saya. Yang ngga terlalu neko-neko, ngga perlu minum obat diet atau olahraga berlebihan. Kebetulan ada teman kantor yang sudah lebih dahulu melakukan diet dan dari keseharian program diet yang dia lakukan sepertinya cocok buat saya. Keberhasilannya pun cukup bagus, asalkan disiplin mengikuti menu. Kalopun temenku cheating makan atau minum yang ngga boleh, berat badannya pun ngga yo-yo, masih cenderung stabil. Dan Bismillah, akhirnya saya datang ke Dokter Ahli Gizi referensi teman itu, namanya Dr. Joko Siswoyo, MS, SpGK.

Informasi tentang Dr Joko tentu saja saya dapatkan dari teman yang sudah ikut programnya. Dokter Joko praktek di 2 tempat, yaitu RS Permata Cibubur dan Klinik pribadinya di Mall Bellagio Mega Kuningan. Untuk info jadwal prakteknya bisa diintip di website miliknya. Atau bisa telepon di nomor : 0815 10100371 atau 0819 10100371. 

Saya pilih di kliniknya yang berada di Mall Belagio karena lebih dekat dengan rumah saya dan secara waktu, saya bisa datang konsultasi selepas kerja. Sebelum datang, teman saya sudah wanti-wanti klo Dr Joko "agak galak", hihihi. Apa sebab? Karena Dr Joko biasanya ngga akan melayani pertanyaan pasiennya ketika dia sedang membuat planning program diet buat pasien tersebut. Dan Dr Joko juga biasanya akan saklek bilang ngga sama kompromi/toleransi yang sering banget ditanyakan oleh pasiennya. Misalnya, tertulis di menu cuma boleh makan brokoli, jangan tanya bisa diganti apa engga. Atau dalam menu tertulis lauknya ikan, ayam tanpa kulit atau daging, terus kita tanya boleh diganti telur ngga dok, udah pasti jawabannya "di menu apa tertulisnya apa? Ikutin apa yang tertulis di menu saja." Dan seterusnya, hahaha. Jadi, sebaiknya kalo memang konsultasi sama beliau sebaiknya diam dulu waktu dia bikin rencana diet kita. Mungkin sebagian orang ngga bisa terima, tapi kalo saya mah saya iyain dulu aja deh, hahaha.

Saya pertama kali datang tanggal 1 September 2015, sepulang kerja sekitar jam 6 sore. Rasanya deg-degan sebelum masuk, hahaha. Waktu itu memang badan saya udah terasa berat banget, pakai baju juga serba salah karena lebar dimana-mana, huhuhu. Pas masuk ruangan, saya lepas alas kaki, ditimbang dengan alatnya. Dan langsung keluar hasilnya tuh. BB saya waktu itu 76,4 kg kalo ngga salah, hahaha. Lalu kadar lemak dalam tubuh saya jauh melewati batas normal. Normalnya buat wanita kalo ngga salah sekitar 20-30% dari total berat badan. Saya sudah masuk kategori obesitas karena tinggi badan saya hanya 158 cm, hiks.. Diukur juga metabolisme saya umur berapa, dan metabolisme saya waktu itu hampir 2x usia saya, hahahaha. *jleeeeeeeb*  Stress ngga saya dengernya, tapi ke dokter kan memang mau lebih sehat dan turun ya berat badannya, jadi mari kita telan bulat-bulat kenyataan tersebut. Lalu, mulailah si dokter ketak-ketik merumuskan menu buat saya. Saya menunggu dalam diam. Soalnya udah dapat bocoran kan dari teman kalo doski gimana orangnya, hahaha. Pas dia kasih menunya barulah saya baca dengan seksama. Karena saya masih menyusui, saya cuma tanya suplemennya ngaruh ngga sama ASI saya. Dan dia bilang ngga masalah, fiuuuh... Jadi apa menunya sih? Here it is...

Jadwal makan 1 : 08.00
Roti gandum 2 lembar. Polos tanpa isi.
Suplemen pagi.

Jadwal makan 2 : 10.00
Apel 1 buah. Ukuran dan jenis bebas. (Saya pilih apel karena supply di Giant dekat rumah lebih konsisten apel daripada pear, hahaha)

Jadwal makan 3 : 12.30
Nasi 6 sdm
Ikan/ayam tanpa kulit/daging 65 gram. Ditimbang mentah, tanpa tulang.
Tahu 40 gram. Ditimbang mentah.
Sayuran hijau 2 sdm. Setelah matang, kuahnya bebas.
Suplemen siang
Minyak goreng/santan/mentega 0 ml. (Dengan kata lain NO minyak goreng/santan/mentega)

Jadwal makan 4 : 16.00
Roti gandum 1 lembar. Polos tanpa isi.

Jadwal makan 5 : 19.00
Nasi 5 sdm
Ikan/ayam tanpa kulit/daging 65 gram. Ditimbang mentah, tanpa tulang.
Tahu 40 gram. Ditimbang mentah.
Minyak goreng/santan/mentega 0 ml. (Dengan kata lain NO minyak goreng/santan/mentega)

Jadwal makan 6 : 21.00
Apel 1 buah. Ukuran dan jenis bebas.


Hal lainnya yang perlu diperhatikan sbb :
- Tiap orang mungkin akan mendapatkan menu yang berbeda sesuai dengan kondisi tubuh saat mulai diet. Tapi dari 2 teman saya yang lain, menunya ngga terlalu beda jauh.
- Untuk hasil maksimal harus disertai olahraga jalan kaki minimal 30 menit tiap hari, tanpa berhenti ya jalannya. Ngga disarankan olahraga terlalu berat sama dokternya. Temenku yang ikut zumba pun disuruh berhenti dulu selama diet.
- Boleh menggunakan segala macam jenis bumbu, garam sesuai selera, kecap, saos dan sejenisnya. Jadi kalo mau pakai saos tiram, saos tomat, boleh asalkan sebagai bumbu atau buat pendamping makan.
- Boleh minum teh atau kopi, asal ngga pakai gula. Pemanis bisa diganti dengan gula diet. Minuman yang diperbolehkan hanya air putih.
- Makanan atau minuman di luar menu ngga boleh juga. Tapi klo penasaran bisa SMS ke dokternya supaya afdol, hehehe.
- Cara masak juga bebas, asal ngga menggunakan 3 minyak goreng/santan/mentega itu tadi. Kalo saya prefer panggang atau tumis tapi tanpa minyak goreng. Jadi masih bisa lho makan sayur asem sm sambel terasi, hahaha.
- Kalo jadwalnya sering telat atau ngga tepat, dokter bilang si akan memperlambat pembakarannya. Jadiii, sebaiknya disiplin ya teman-teman.

Setelah diet

Target bersama dokter waktu itu adalah 20 kg hingga akhir November 2015. Asalkan saya disiplin ya. Di 2 minggu pertama dokter menjamin kalo saya disiplin dengan schedule yang dia buat, turun minimal 4 kg. Saya kemarin turun 5 kg di 2 minggu pertama. Idealnya si 2 minggu sekali datang ke dokter untuk konsultasi dan cek progress.Kalo saya ni, saya hanya datang di 1 September itu, terus menunya saya ulang sampai bulan November. Biar irit juga, per konsultasi plus suplemen habis sekitar 975ribu soalnya, hihihi. *emak2irit* Di 2 bulan pertama turunnya lumayan tuh, sampai 12 kg. Saya disiplin juga olahraga soalnya tiap pulang kantor. Jalan santai aja 30 menit tanpa berhenti. Pas suami pindah kantor dan ngga bisa pulang jam 6, jadilah saya agak jarang jalan. Ngga ada yang nemenin jalan soalnya, huhu. Nah bulan November mulai agak melambat tuh. Sampai akhirnya turunnya hanya nambah 2 kg saja sampai Desember. Nah, 1 Desember 2015 saya ke dokter lagi. Dan sampai sekarang mentok di 15 kg turun totalnya, hahaha. Separuh November saya mulai cheating karena sering meeting dan kerja dari luar, belum lagi shooting sampai tengah malam. Desember lebih berantakan lagi, hahaha. Fiuuuuh.. Anyway, pada pertemuan kedua kadar lemak dalam tubuh saya turun cukup jauh, tapi saya lupa pastinya.

Menu untuk konsultasi kedua saya sbb :

Jadwal makan 1 : 08.00
Roti gandum 1 lembar. Polos tanpa isi.
Telor putih rebus 1 butir.
Suplemen pagi.

Jadwal makan 2 : 10.00
Apel 1 buah. Ukuran dan jenis bebas.

Jadwal makan 3 : 12.30
Nasi 5 sdm
Ikan/ayam tanpa kulit/daging 65 gram. Ditimbang mentah, tanpa tulang.
Brokoli 3 kuntum.
Suplemen siang di tengah waktu makan.
Minyak goreng/santan/mentega 0 ml. (Dengan kata lain NO minyak goreng/santan/mentega)

Jadwal makan 4 : 16.00
Apel 1 buah. Ukuran dan jenis bebas.

Jadwal makan 5 : 19.00
Nasi 5 sdm
Ikan/ayam tanpa kulit/daging 65 gram. Ditimbang mentah, tanpa tulang.
Brokoli 3 kuntum.
Minyak goreng/santan/mentega 0 ml. (Dengan kata lain NO minyak goreng/santan/mentega)

Jadwal makan 6 : 21.00
Roti gandum 1 lembar. Polos tanpa isi.

Dan untuk periode setelah konsultasi kedua ini masih belum istiqamah karena alasan yang saya sebutkan di atas. Sejauh ini sudah turun 15 kg alhamdulillah, sempat naik sedikit tapi turun lagi kalo saya kembalikan pola makan saya. Jalannya kadang cuma di weekend atau di mall, hahahaha. Setelah mengikuti program diet ini keuntungan lainnya adalah saya jadi lebih fit. Memang benar makanan dan minuman yang kita konsumsi itu sangat berpengaruh ke kesehatan tubuh. Sebelum melakukan diet, saya sering banget pakai koyo. Selama diet bahkan hingga kini, alhamdulillah lebih fit dan bebas koyo. Plus ngga gampang capek walaupun harus shooting sampai dini hari. Yeaaaay.. *jogethula2* Salah satu penjahatnya kayaknya si minyak goreng, santan dan mentega itu si. Keuntungan lainnya adalah tentu saja bisa pakai baju macam-macam model, hohoho. Beberapa baju lama yang tadinya kesempitan sudah bisa dipakai lagi.

Nextnya saya mau nurunin 5-6 kg lagi nih. Setidaknya balik lagi ke berat badan sebelum nikah. Saya dari dulu emang ngga pernah kurus-kurus amat si, hehehe. Doakan ya semoga saya istiqamah.

Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

November 27, 2015

My Top 10 Beauty/Health Tips Featuring Bio-Oil

November 27, 2015 8 Comments
-Tulisan ini diikutsertakan dalam Bio Oil “My Happy Skin, Happier Life” Blog Competition-

Assalamu'alaikum wr wb.

Apa kabar semuaaaa? Semoga sehat dan cantik selalu yesss, hohoho. Finally, I've managed to post this. Yeaaay... *dancing* Kenapa saya berharap teman-teman selalu sehat dan cantik? Karena kali ini saya mau sharing soal beauty/healthy daily routine yang saya lakukan. Yap, sehat dan cantik itu harus sejalan bukan?! Dan bukan cuma bagian luarnya saja, tapi termasuk bagian dalamnya. Yuk lanjuuuut...

You are what you eat. Pernah dengar dong sama ungkapan ini. Menurut saya ada benarnya. Dari dulu sih udah tau ya soal ini, tapi setelah ke dokter ahli gizi dan diberi tau kondisi badan saya 2 bulan lalu rasanya ungkapan ini tuh pas banget buat saya. Ihiks.. Yah kebanyakan lemaklah, usia metabolisme lebih tua dari usia saat inilah, overweightlah, etc. Apa sebabnya? Saya ngga merhatiin apa yang saya makan. Bukan hanya buat kurus, bukaaan. Tapi terutama buat sehat. Akhirnya saya rela untuk mengikuti saran dokter buat mengatur pola makan saya. Dan apa yang paling pertama yang harus dipatuhi? Say no to minyak goreng, mentega dan santan. Berat? At first yes. Tapi setelah melakukannya sendiri selama beberapa waktu, alhamdulillah tubuh jadi lebih fit. Biasanya saya gampang capek dan pecinta koyo. Setelah mengatur pola makan saya dengan menu yang lebih sehat, bhaaay koyooooo... :)) Selain mengikuti aturan lain dalam dietnya, tapi menurut saya aturan ini adalah the No. 1 rule-nya.

Ngga usah tambah gula, saya sudah manis ko. Jangan pingsan yaaaaa, hahahaha. Ada apa sama pernyataan itu? Menurut pengalaman saya, banyak minum minuman manis selain membuat resiko diabetes juga membuat perut gendut, hihihi. Yang ngga setuju silakan berdiri di pojokan yaaa, kan ini versi saya, hihihi. *pisss* Ya lagi-lagi kembali ke masa saya belum diet. Saya suka bener minum minuman manis. Pagi segelas kopi krim manis, kadang siangan dikit teh manis. Belum lagi kalo ada meeting, iced chocolate, lychee iced tea, etc. Terus pulang ketemu suami, diajak minum bubble drink, trus di jalan haus eh minum teh botol, icip coca cola suami, etc. You name it lah. Setelah 2 minggu pertama saya ngga minum minuman manis aja, perut langsung kempeesss.. Ya ngga langsung six pack si, tapi lumayan kempeslah yaaa, hahaha. Sebagai pengganti mungkin bisa pakai madu, gula diet atau sari buah asli.

Jalan kaki itu juga olahraga. Termasuk jalan kaki keliling mall! Camkan itu pemirsa. Okeh kalimat kedua mungkin justifikasi saya sendiri, hahaha. Salah satu olahraga yang disarankan dokter saya adalah jalan kaki selama 30 menit tanpa berhenti. Tempatnya bisa di mana saja. Makanya saya bilang keliling mall juga bisa, hehehe. My point is, kalo ngga punya banyak waktu luang, rumah jauh dari pusat keramaian, atau ngga nyaman ikut gym di fitness center, olahraga sesederhana jalan kaki bisa jadi cukup efektif dan efisien lho. Saya biasanya jalan kaki ditemani suami. Jalan santai sambil bergandengan tangan sepulang kerja lumayan romantis juga ko, hihi. Sambil jalan bisa sambil ngobrolin apa aja yang sudah kami jalani hari itu. Bonusnya, kami terkadang bisa menikmati matahari tenggelam. Amboiii indahnyoooo...

Know your body, pay attention to your body alarm. Yang sering terbuai sama kesibukan kerja ngacuuuuung? *ngacung* Iya sama kayak saya, hehehe. Tapiii menjelang usia saya yang sudah kepala 3, saya jadi lebih concern sama alarm tubuh saya. Apalagi sudah punya suami dan anak balita yang butuh perhatian dan kasih sayang. *tsaaah* Udah ngga ngoyo lagi buat hang out sama teman-teman sepulang kerja. Kerja juga diusahakan ngga terbuai, yah balance deh. Kalo udah tau punya sakit lambung alias maag, ya jangan telat makan, jangan minum kopi or kafein lain, apalagi kalo kerjaan lagi hectic. Lebih baik hindari deh makanan atau minuman pemicu asam lambung. Dan kalo badan udah rasa ngga enak, langsung deh melakukan tindakan preventif supaya ngga sakit. Kalo saya, biasanya langsung minum air jahe hangat plus madu di pagi dan malam hari. Dan bhaaay masuk angin or gejala flu.

Tidurlah selama kamu bisa tidur. Maksudnyaaaah? Maksudnya kalo udah tau jatah tidur makin sedikit karena kerjaan kudu pulang larut, karena punya balita yang masih kenceng nyusunya, karena harus bangun pagi-pagi buta demi ngga telat ngantor, karena dan karena lainnya, belajarlah untuk tidur di beberapa waktu tertentu. Misalnya ni saat berangkat atau pulang kantor (tentunya kalo ngga nyetir sendiri ya), waktu istirahat makan siang, atau saat perjalanan pulang pergi meeting. Bahkan ada istilah Power Nap buat mengistirahatkan tubuh dari kelelahan dalam beraktifitas. Klik link ini.
A power nap is a short sleep which terminates before the occurrence of deep sleep or slow-wave sleep (SWS), intended to quickly revitalize the subject. The expression was coined by Cornell University social psychologist James Maas.[1]
Pay attention to your skin, start now! Buat yang masih cuek kayak saya beberapa bulan lalu, mending segera sadar deh, huhuhu. Baru ngeh kalo ternyata ada beberapa dark spot karena sinar matahari di wajah. Dan baru di tahun ini merasakan bekas jerawat bandel ngga mau hilang-hilang. Langsung gundah gulana deh. Pertama, saya cari skin care product buat si wajah ini, mulai pakai eye cream dan menggunakan sunscreen dengan SPF yang lebih tinggi. Tapi sayangnya bekas jerawat ini ngga mau hilang. Arrghh.. Pakai eyecream suatu merek juga ngga cocok dan bikin kulit kelopak mata iritasi. Huufff... Akhirnya saya stop pakai eye cream tersebut dan mulai cari tau produk apa yang aman buat kulit wajah saya.

Botol Bio-Oil kedua. Akhirnya ada yang kemasan 125 ml.
Saya baca di beberapa blog dan review forum ada yang namanya Bio-Oil. Di website Guardian tertulis, Bio-Oil adalah sebuah perpaduan unik dari minyak tumbuhan alami dan vitamin. Bio-Oil adalah produk yang telah terbukti secara klinis untuk membantu dengan bekas luka, stretch mark, kulit dehidrasi, warna kulit tidak merata dan penuaan kulit. Ahaaaaa! Mungkin inilah jawaban dari kegundahan saya. Akhirnya saya mulai menggunakannya 2 bulan lalu untuk memberi nutrisi pada kulit wajah saya, menghilangkan bekas jerawat dan mencegah penuaan dini. Dalam sehari saya pakai 2x sehari, setelah mandi pagi dan mandi sore/malam sepulang kantor. Untuk penuaan dini mungkin saya belum bisa cerita soal hasilnya sekarang. Tapi soal menutrisi kulit wajah, alhamdulillah sudah tampak hasilnya. Salah satunya adalah saya ngga jerawatan lagi, bahkan saat PMS. Daaaaan, bekas jerawat saya berangsur hilang. Dan ngga muncul-muncul lagi tuh jerawat di titik itu. Yeaaaay... So if there someone says "My happy skin, happier life", that's so so true. Alhamdulillah.

Kiri before, padahal pakai BB cream plus bedak vs Kanan after, tanpa pakai apapun.
Sabun aja cukup ko, ribet ah pakai segala macam jenis skin care. Tentu ngga cukuuuuuup! Biasakan bersihin wajah tiap harinya. Kalo seharian ngga tersentuh make up atau ngga terpapar polusi si okelah ya. Tapi kalo udah tersentuh make up, biasain deh bersihkan wajah. Minimal si kalo saya dengan menggunakan cleanser, lanjut facial wash lalu toner deh. Setelah itu barulah saya pakai Bio-Oil. Beberapa kali dalam seminggu sebaiknya juga menggunakan scrub, bisa yang alami seperti yang berbahan dasar buah atau rempah maupun produk tertentu yang cocok sama wajah kamu. Biasakan menggunakan sunscreen tiap beraktifitas. Selain wajah tubuh juga butuh perhatian. Kudu rajin-rajin tuh pakai body butter atau body lotion. Sesekali bolehlah ke salon atau panggil mbok lulur atau pijat. Saya semenjak punya anak juga jadi jarang si, tapi minimal suka scrubing sendiri. Banyak mengkonsumsi air putih, buah dan sayuran juga bagus buat kesehatan kulit. Efeknya ngga terlihat sekarang mungkin, tapi waktu usia bertambah akan terlihat tuh efeknya bagaimana.

Cantik di luar belum tentu cantik di dalam. Yep, couldn't agree more. Alangkah indahnya kalo inner dan outer beauty itu sejalan yekaaan?! Buat punya inner beauty bisa dilakukan dengan banyak cara. Pertama dengan cara dekat sama Sang Pencipta, taat melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Contoh lainnya ni, treat others just like you want to be treated. Jadi, misalnya ni kalo ngga mau dibohongin yang jangan bohong. Kalo ngga mau direndahkan, ya jangan merendahkan. Kalo mau orang berbuat baik sama kita, ya kita juga harus berbuat baik sama orang.  Begitu si prinsipnya yaaaa...

Smile, LOL and be happy. Badan sehat kalo jiwa ngga happy mah kurang afdol. Bukannya ngga boleh sedih atau meluapkan emosi si, tapi kalo menurut saya alangkah baiknya kalau berbagi emosi dan perasaan yang happy-happy aja ke luar pribadi kita. Banyak masalah atau menemui kesulitan, ya senyumin aja. Kerjaan segunung, ya bawa happy ajaaah.. Anak lagi doyan main tengah malam dan kurang tidur, ya dateng ke kantor tetep ketawa-ketiwi dan happy-happy aja. Di rumah lagi ngga ada pembantu atau baby sitter, ya setres bingungnya dibawa selow ajaaaah, hahaha. Yang terakhir curhat bingits, hahahaha. Kalo ada kesalahan diri ni, selain buat instropeksi diri, ya bawa ketawa ajah, hehehe. Biar ngga setres-setres amataaan... Kalo perlu kumpul sama sahabat, keluarga atau nonton acara/film cheesy yang bikin ketawa ngakak dan tanpa perlu mikir berat-berat. Jadi kalo saya mah kalo lagi banyak pikiran mending ngga baca berita atau acara politik dan kriminal, bikin makin pusing jadinya, hehehe. Terus lakukan aktifitas yang bisa buat happy, misalnya ni melakukan hobi semacam saya yang suka nulis-nulis di blog. Kalo suami saya sukanya main game, ngotak-ngatik action figure. Atau kami berdua sukanya nonton sambil kencan di bioskop. Atau ada teman saya yang sukanya beli peralatan makeup, hahaha. Apa aja deh asal ngga merugikan orang dan membuat diri kamu happy, do it.

Take a break. Holiday. Vacation. Travelling. You name it deh. Kerjaan ngga akan ada habisnya, stoknya ada setiap hari. So don't worry, hihihi. Break sejenak, ambil cuti, liburan sendiri atau sama keluarga. Going to new places, try to do new things, taste new food, meet new people, learn new culture, have a date with your husband, playing with your kids, etc, etc, etc. Ngga perlu jauh, seriusan deh. Sesekali saya dan suami suka jalan dadakan ke Monas, Bandung atau pernah ngikut suami ke Singapore, hahahaha. Intinya mah, beri tubuh dan jiwa kita break dan liburan sejenak. Supaya ngga gilaaaa, hahahaha.. >__<

Itulah pengalaman pribadi yang bisa saya bagikan ke pembaca semua, semoga berfaedah dan ada manfaatnya yaaaa. Yuk share juga tips yang biasa kamu lakukan.

Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

September 01, 2015

Menikmati Masa Menyusui

September 01, 2015 8 Comments
Assalamu'alaikum wr wb,

Saya pernah menulis tentang Catatan ASI beberapa waktu lalu. Saat itu menulis tentang ASI dan tips seputar ASI menjadi reminder buat saya yang saat itu semangat pumpingnya lagi diuji. Tsaelaaah semacam hubungan percintaan aja ya lagi diuji, hahaha. Tapi seriusan, pasti ada deh masa-masa malas-malasan dan terbuai macam saya saat itu. Ya kan? Ada dong ya buibuuuu?! *cari temen* :))  Well kalaupun ngga ada, good for you then, hehehe. Buat yang sedang persiapan menyusui, bumil-bumil tercinta, jangan dibawa setres yaaa.. Bawa happy-happy aja, positive thinking aja yaaaa.. Contohnya ngapain buibuuuu? Belanjaaaaaa! hihihi.
Link Sumber
Menurut saya, masa menyusui itu harus dinikmati. Cari info sebanyak-banyaknya penting si, tapi jangan sampai bikin setres, apalagi jadi ikut-ikutan men-judge sana sini. Seriusan deh, realita itu kadang ngga bisa disamain sama idealisme. Nah saya mau sharing beberapa tips berdasarkan kisah nyata saya ni, supaya buibu dan pabapak bisa menikmati masa menyusui. Lah ko pabapak juga? Karena pabapak adalah salah satu support system dari proses menyusui yang nikmat. :)

Link Sumber

Pertama, bekali diri dengan ilmu. Soal ini sudah pernah saya bahas di Catatan ASI. Jadi jika berkenan bisa mampir sekalian, hehehe. Yang saya mau tambahkan adalah, jangan takabur, tapi harus tetap optimis. Lah maksudnya apa? Mungkin teman-teman pernah membaca soal pro kontra ASI vs Sufor, ibu bekerja vs ibu rumah tangga aja, ngurus anak sendiri vs ngurus pakai nanny, dan masih banyak lagi.

Link Sumber
Percayalah, seperti yang sudah saya sebut sebelumnya, idealisme kadang berbeda dengan realita. Makanya, kalo baca-baca soal versus-versusan macam itu kalo dari saya si jangan lantas jadi takabur. Kalo bisa si jangan tuh mikir, "Ah saya mah ngga akan kayak gitu," atau "Pasti ibu bapaknya cuek deh," atau "Ko bisa si anaknya digituiiiin, kalo aku mah amit-amit deh," dan masiiih banyak lagi. Karena kisah tiap orang beda-beda. Pertimbangan orang pun macam-macam. Kita sudah pasti harus menghargai itu. Tapi setelah itu tetap optimis, optimis kalo cita-cita dan harapan yang diinginkan inshaa Allah bisa tercapai. Jadikan apa yang dibaca sebagai pelajaran. Semacam pelajaran kehidupan. Duileeeeh...hahaha.


Kedua, lengkapi diri dengan perlengkapan yang mumpuni. Eh tapi ini bisa beda-beda yang tiap orang. Seringkali kita hanya fokus pada alat atau perlengkapan pokok untuk ASI, pumping atau untuk si bayi. Jangan lupakan juga perlengkapan untuk diri sendiri. Contohnya, kan saat hamil dan menyusui PD buibu biasanya berubah tuuuh. Nah, biar bisa menikmati masa hamil, menyusui dan ngga ribet saat "open bar", mulai deh dari saat hamil cari-cari bra menyusui yang nyaman dan bisa mempermudah hidup. :)) Ngga usah bingung cari di mana, buibu dan pabapak bisa intip koleksi bra menyusui di e-commerce fashion terpercaya, ZALORA Indonesia. Kan biasanya kalo lagi hamil suka cepet capek kan yaaa, nah belanja online bisa jadi pilihan ciamik ni. :D Daaaaan bisa jadi solusi buat pabapak yang ingin kasih surprise buat istrinyaaaa. Belanja bra di offline store pasti malu deh, ya kaaaan?! Nah belanja bra menyusui di ZALORA amaaan, hihihi. Pabapak juga bisa pilihin mana motif yang cantik buat istri, hihihihihi. Istri senang, bapak riang, anak ikut giraaang. :))

Chart Bra Sizing
Selain bra menyusui, saya rekomendasikan untuk membeli bantal menyusui. Harga ngga terlalu mahal, tapi buat saya dan bayi sangat berguna bahkan hingga kini. Dari pengalaman saya, bantal menyusui ini bikin nyaman dan saya jadi ngga gampang capek. Posisi bayi pun lebih ajeg. Dan buat saya yang ngga bisa menyusui sambil tiduran, bental berbentuk donat setengah lingkaran ini sangat menolong.

Link Sumber
Eh kalo apron gimana? Nah, belum tentu butuh buibu. Kalo saya ngga nyaman menyusui di depan umum, lagian anak saya lasak bangeeet, jadi seringnya si apron ditarik-tarik sama doi. Lah yang ada aset emaknya kemana-mana dah, hahaha. :'D Alhamdulillah saya berhijab si, jadi hijab bisa sekaligus sebagai apron. Apron di rumah malah ngga pernah dipake, laper mata aja waktu pas beli, lalalalala...


Ketiga, obat lecet. Lah, apaan nih, jangan parno dulu buibu. Karena tiap busui pasti ngalamin ni, hehehe. Yang ngga ngalamin ini saya iri buibuuuu, ciyus deh. :'D Supaya proses menyusui nanti tetapi nikmat, mending sedia payung sebelum hujan deh.

Supaya saat menyusui tetap cantik macam ini LOL  (link sumber)
Ada dua macam untuk mengatasi puting PD yang luka atau lecet saat menyusui, yang alami atau pabrikan. Kalo saya pakai yang alami, yaitu minyak kelapa masak atau biasa disebut minyak letik. Jadi minyaknya homemade gitu, biasanya yang buatin alm nenek. Dan alhamdulillah ART di rumah ternyata juga bisa bikin sendiri. Voila, bebas masalah. Ada juga ko merek pabrikan yang banyak dijual bebas, bisa di apotik atau toko bayi yang terkenal atau yang bertebaran di ITC. Cuma memang kalo yang alami ngga perlu khawatir kalo lupa bilas sebelum menyusui. Saya orangnya lupaan, jadi makanya pilih yang alami, hehehe.  


Keempat, penghibur. Eits, jangan mikir negatif duluuu, hehehe. Ini maksudnya apapun yang bisa menemani saat menyusui. Memang si saat menyusui itu saatnya kita menjalin ikatan dengan si bayi. Tapiiii, dari pengalaman saya kemarin, waktu menyusui yang kadang panjang dan melelahkan membuat saya butuh penghibur. Penghibur di sini bisa macam-macam si tergantung individu masing-masing. Bisa gadget, bisa buku, bisa cemilan, bisa stok DVD, bisa music player, bisa TV kabel 24 jam, dan lain sebagainya. Apalagi kalo bangun di tengah malam dan ngga tega bangunin suami, penghibur ini sangat dibutuhkan ni.


Nah, demikianlah tips yang bisa saya bagi. Semoga berguna yaaaa... Nikmatilah tiap detik saat menyusui atau pumping. Karena saat galau menjelang masa menyapih seperti saya saat ini, momen flashback menikmati saat menyusui menjadi semacam tambahan alasan untuk bersyukur dan menghilangkan galau. Okesip, see you soon.

Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

July 15, 2015

Membuat Header dengan Aplikasi Picsart

July 15, 2015 84 Comments
Assalamu'alaikum wr wb,

Yang pingin ganti header blognya coba ngacuung? Yang mau ganti header tapi ngga bisa design sendiri mana suaranyaaa? Yang bosan jadiin foto header angkat tangaaan? Semacam MC apa biduan kondang ya, hihihi. Pertanyaan itu yang saya hadapi beberapa waktu lalu si. Sebelum akhirnya saya mencoba-coba sendiri membuat header di aplikasi foto editing sejuta umat, yaitu Picsart.

Ceritanya begini...

Saya kan udah punya blog 11 tahun ni. Tapi skill membuat header sendiri gitu-gitu aja, hahaha. *tutup muka* Suatu ketika, saya pingin ganti header tapi bukan sekedar foto belaka. Aiiissh.. Pingin ada variasi gitu. Tapiiii, saya sadar diri karena saya ngga bisa design, hehehe. Lalu, terketuklah imajinasi saya untuk coba pakai Picsart yang sudah terinstall di hp android saya dan sering saya pakai buat edit foto. Sebenernya ngga tau si udah ada yang pernah nyoba atau belum karena saya ngga browsing-browsing dulu, hehehe. Daaaan mulailah saya berkreasi. Nah, saya mau berbagi tips ala-ala saya ni.

Langkah pertama, tentu saja download secara free aplikasi Picsart Photo Studio di Google Playstore atau App store. Mesti jenisnya in-app purchase, tapi feature dasarnya juga sangat mencukupi ko untuk edit foto. Kemudian pilih Collage. Kalo untuk pertama, lalu saya pilih Grid. Nanti akan ada beberapa pilihan grid, pilihlah FB cover dan pilih salah satu saja.

Step 1
Step selanjutnya, pilih jenis background dan warna background yang disukai. Sebenarnya ini preference mau background polos atau bermotif. Kalo saya lebih suka warna background polos, supaya ngga keramean. Setelah itu sudah ada kanvas kosong yang bisa kita kreasikan.

Step 2
Kalo favorit saya adalah menambahkan aneka Clip dan Text. Dan bisa dikreasikan sesuka hati dan sesuai selera, hehehe. Favorit saya saat ini si Clip yang Nature. Cewe banget si, hahaha.

Step 3
Inilah hasilnya. Taraaaaa...





Untuk mengedit header di Dashboard Blogger adalah sbb :

Klik ke bagian Layout lalu pilih Edit Header.



Kemudian pilih file yang sudah disave, pilih Instead of title and description dan Shrink to fit. Jangan lupa disave ya.


Setelah langkah tadi selesai, save arrangement dan hasilnya bisa dilihat di tampilan blog.



Gampang kaaaan?! Teman-teman pasti bisa bikin yang lebih bagus pastinya. Jangan ketawain ya yang designnya udah jago trus baca postingan ini, hahahaha.

Selamat mencobaaa!

Love you, Life. :D

Wassalamu'alaikum wr, wb.

May 27, 2015

Udang Lada Garam

May 27, 2015 13 Comments
Assalamu'alaikum wr wb.

Sebagai ibu rumah tangga yang masaknya ngga jago-jago amatan, saya sangat mengandalkan contekan, hehehe. Biasanya sebelum weekend, saya suka browsing resep. Suami kebetulan suka masakan yang gooey-gooey gitu. Atau kadang masakan yang kami suka di suatu restoran, saya cari-cari resepnya buat dimasak di rumah. Salah satu yang jadi andalan saya buat nyontek resep-resep masakan adalah di Sajian Sedap. Alhamdulillah si sebagian besar sukses. Yang ngga sukses biasanya kalo saya salah cara masaknya, kelebihan atau kekurangan bahan, hahaha.  

Kalo pernah makan di restoran ala cina peranakan, mungkin pernah order menu yang namanya Cumi Lada Garam? Nah saya juga suka ni. Tapi suatu waktu, saya punyanya udang. Jadilah saya modifikasi menjadi Udang Lada Garam. Resepnya sih pakai resep Cumi Lada Garam, cuma proteinnya aja yang diganti. Ini resep dasarnya yang diambil dari Sajian Sedap


Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
Bahan:500 gram cumi bersih, dipotong ring 2 cm1 sendok teh air jeruk lemon 1/2 sendok teh garam minyak untuk menggoreng 

Bahan Pelapis (aduk Rata):100 gram tepung terigu protein sedang 50 gram maizena 1 sendok teh baking powder 1/2 sendok makan bawang putih bubuk 1/2 sendok teh garam  

Bahan Pencelup ( Aduk Rata ):50 gram tepung terigu protein sedang 1/4 sendok teh garam 100 ml air es  

Bahan Tumisan:8 siung bawang putih, dicincang kasar3 buah cabai merah keriting, dicincang kasar2 batang daun bawang kecil, diiris halus1/4 sendok teh garam 1/4 sendok teh merica bubuk 2 sendok makan margarin untuk menumis  

Cara membuat:
  1. Lumuri cumi dengan air jeruk lemon dan garam. Diamkan 15 menit.
  1. Gulingkan di bahan pelapis. Celup ke dalam bahan pencelup. Gulingkan lagi ke bahan pelapis.
  1. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang.
  1. Tumisan, panaskan margarin. Tumis bawang putih dan cabai merah keriting sampai harum. Tambahkan daun bawang, garam, dan merica bubuk. Aduk rata. Angkat.
  1. Tuang di atas cumi goreng. Sajikan.
  Untuk 5 porsi
Dan ini dia penampakannyaaa...



Selamat mencobaaaaaa..

Love you, Life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

May 20, 2015

#IHBChallengeMay - Di Balik Layar Blog Posting

May 20, 2015 10 Comments
Assalamu'alaikum wr wb.

Roll camera. Roll sound. Action! Eits itu mah di balik layar pembuatan video or film ya, hehehe. Kalo di balik layar blog posting saya bagaimana? Kalo versi saya begini nih...


Memilah ide tulisan. 

Seperti yang bisa dilihat dalam blog saya ini, tulisan saya sebagian besar adalah dari pengalaman saya sehari-hari. Jadi isinya memang campur sari, hehehe. Hanya perubahan terjadi setelah menikah, hamil dan kemudian punya anak. Kenapa berubah? Kalo dulu biasanya saya curcol dan nyampah si. Lihat aja tulisan saya di masa lampau, isinya suka gajebo (ga jelas booo), hahahaha. Nah seiring dengan makin dewasanya saya *tsaaah*, tulisan curhat nyampah itu mulai saya kurangi. Orientasinya berubah ni ceritanya. Pinginnya pengalaman pribadi yang saya tuangkan lewat tulisan bisa memberikan manfaat walau secuil, hehehe. Karena ketika mulai hamil, saya banyak cari informasi seputar kehamilan, kelahiran dan parenting lewat dunia maya, dan banyak info bermanfaat yang saya dapat dari tulisan para blogger. Bahkan hingga kini. Jadi kemudian saya pikir, ya tulisan saya seharusnya juga bisa memberikan manfaat walaupun isinya catatan keseharian saya. Inshaa Allah.


Dari sekian banyak hal yang saya alami dalam kehidupan sehari-hari, saya kemudian akan pilah-pilih ide tulisan. Sumbernya bisa macam-macam. Misalnya pengalaman saya soal parenthood dan motherhood, bagaimana pengalaman saya ketika hamil, melahirkan, periode ngASI atau ketika anak saya sakit. Pengalaman travelling juga biasanya saya jadikan bahan tulisan. Atau cerita saya soal tempat yang baru saya kunjungi dan sesekali soal selera fashion saya, hehehe. Intinya si saya tidak membatasi ide tulisan yang ingin saya kembangkan.

Nah, kalo hidup lagi lempeng-lempeng aja ngga ada cerita trus saya mau nulis apa dong?! Saya blogwalking deh cari inspirasi. Selain itu ikutan challenge seperti yang diadakan IHBlogger ini. Lumayan kan jadi ada ide tulisan, hohoho. Coba aja lihat list tulisan saya di bagian selanjutnya, beberapa isinya challenge dari komunitas blogger atau dari blogger yang mengadakan GiveAway, hahaha.

Link Sumber

Mencicil Tulisan.

Bukan cuma beli rumah aja yang saya cicil, tulisan di blog juga, hahaha. *krikkrikkriiik* Setelah muncul ide tulisan, saya langsung cicil tuh. Sebenarnya ini baru saya lakukan, tapi lumayan efektif. Cicilnya bagaimana? Kalo versi saya sesederhana membuat judul tulisan, lalu save as draft, hahahaha. Setidaknya ngga nguap gitu aja dan kemudian terlupakan. Dan kalo lagi lihat list posts ada semacam dorongan untuk mengembangkan si draft yang udah kelamaan nganggur ngga disentuh, hehehe. Walaupun ada draft yang akhirnya jadi basi. Misalnya beberapa kali bikin draft EF tapi belum ada yang kejadian juga, hihihi.

Ide tulisan dalam draft
Alasan lain saya bilang mencicil adalah saya bukan tipikal yang bisa menyelesaikan 1 postingan dalam one-go gitu. Saya baru bisa menulis waktu break di kantor, atau sesekali di rumah. Kadang tulisannya sudah selesai, fotonya masih belum dapat. Atau fotonya banyak, tulisannya baru sepatah dua patah kata, hahaha. Malah kalo tulisan soal makanan seringkali lupa foto makanannya. Saking udah lapernya jadi tiap makanan dateng langsung disikat ngga sempat foto deh, hahaha. Kalo udah gitu terpaksa googling dan comot dari website lain. Tentunya tidak lupa mencantumkan link sumber ya, karena foto-foto itu kan bukan copyright kita. :D

Untuk foto yang saya ambil sendiri biasanya si saya ngga banyak edit. Paling saya pilih foto yang paling bagus aja dan edit seperlunya, ya sebatas crop, mainin contrast or pencahayaan dan nambahin filter. Itupun saya menggunakan aplikasi fotografi yang ada di smartphone saya, misalnya PicsArt, CandyCam dan Instamag.


Publish & Update.

Nah kalo sudah dirasa komplit barulah saya akan publish tulisan itu. Ngga ada waktu pasti kapan saya harus menyelesaikan tulisan. Ya ngalir aja, namanya juga menulis untuk having fun ya. Kalo dikasih deadline juga buat saya si jadi kaya' kerjaan aja ya, hehehe. Eh kecuali kalo blog postnya dijadikan review commercial atau ada dealine submission-nya ya. :P Kadang ketika saya baca lagi blog yang sudah saya publish kemudian seperti ada yang perlu direvisi or ditambah, ya saya update aja tulisannya. Biasanya si kalo saya menemukan typo, kebanyakan/kurang foto or beberapa kalimat dirasa janggal.

Setelah publish, saya juga menyempatkan untuk tweet atau posting link tulisan saya di group FB yang saya ikuti, misalnya Emak2Blogger, BlogFam dan IHBlogger. Sekalian blogwalking lagi dan meninggalkan jejak di blog yang dikunjungi. Biar makin banyak teman blogger dan makin banyak yang mampir baca tulisan saya, hihihi.



Begitulah di balik layar blog posting saya ini. Oya, tulisan saya kali ini diikutkan dalam IHB Blog Post Challenge bulan Mei 2015. Thanks for reading! 


Love you, Life. :D

Wasslamu'alaikum wr wb.

May 19, 2015

Singgah di Pekalongan

May 19, 2015 11 Comments
Assalammu'alaikum wr wb.

Jumpa lagi dalam postingan berbau trip dan travelling. Sesungguhnya ada tugas kantor si di Pekalongan, jadi bukan karena ingin plesiran, hehehe. Ini kali pertama saya pergi ke Pekalongan. Thanks to mak Primastuti Satrianto yang menuliskan pengalamannya ke Pekalongan di blog post ini. Jadi sedikit ada gambaran soal kota Pekalongan ini.


Persiapan

Selain persiapan soal kerjaan di kota ini nantinya, saya mulai hunting tiket. Saya pergi dari tanggal 2-4 Mei 2015. Setelah tanya-tanya, yang paling enak kalo ke Pekalongan adalah dengan menggunakan kereta api. Tadinya, suami dan anak mau saya boyong. Tapi suami ngga bisa ikutan karena ada meeting yang ngga bisa ditunda. Jadilah saya sendiri dan akan bertemu teman kantor di sana. Cara pesan tiket kereta api sekarang lebih mudah dan praktis. Semua bisa dilakukan via online.

Sila klik link ini

Harga tiket eksekutif bervariasi dari 280rb-380rb. Dan bisa terlihat jumlah kursi kosong yang tersedia sisa berapa. Hanya saja jika mau pesan sebaiknya pastikan jadwalkan sudah final. Karena jika ada pergantian jadwal, harus datang langsung ke stasiun besar saja, ngga bisa di tiap stasiun. Selain itu jika ingin di sisi yang dekat jendela, sebaiknya pesan di seat bagian A ya. Karena saya dipesankan kantor, jadi yang diberikan adalah tanda bukti bayar. Jadi si tanda bukti bayar ini harus ditukarkan dengan tiket paling lambat 1 jam sebelum keberangkatan. Karena ngga sempat-sempat ya pulang kantor, makanya saya pilih ambil tiket saat mau berangkat aja.

Bagaimana dengan hotel? Karena ini perjalanan dinas, maka hotel pun dipesankan oleh perusahaan. Kebetulan yang bisa pakai harga corporate dan banyak direkomendasikan adalah Hotel Horison Pekalongan. Di agoda juga ada penawaran bagus untuk hotel ini, jadi bisa coba klik ke Agoda. Walaupun sempat penasaran juga sama hotel Namira syariah pilihan mak Primastuti Satrianto. Kalo soal transportasi di Pekalongan, sayangnya saya tidak pesan untuk perjalanan kali ini.


Pekalongan 2-4 Mei 2015

Sabtu, 2 Mei 2015. Perjalanan ke Pekalongan kurang lebih makan waktu hingga 5 jam. Jadwal saya berangkat adalah 07.00-11.38 menggunakan Argo Muria. Karena belum print tiket, saya jadilah berjaga-jaga berangkat pagi-pagi sekali. Maklum sudah lama ngga naik kereta api, hehehe. Jadilah saya sampai Stasiun Gambir jam 5.30 pagi, pagi ajaaaah.. Karena belum tau ya, saya langsung menuju ke loket untuk tukar tiket, ternyata oh ternyata sudah ada beberapa mesin berjajar untuk print tiket mandiri. Woooww.. *norak* Penampakannya seperti di bawah ini.

Link Sumber
Praktis dan cepat. Kondisi stasiun pun jauh lebih nyaman dan bagus. Banyak restoran dan tempat ngopi buat para calong penumpang yang datang kecepetan seperti saya. :'D Dasar saya kebiasaan naik pesawat, 1,5 jam sebelum waktu keberangkatan saya sudah setor muka ke petugas pemeriksa tiket untuk masuk ke area peron. Dan bapaknya bilang belum boleh masuk karena keberangkatannya masih lama, hahahaha. Sekitar 40 menit kemudian baru boleh masuk dan diwanti-wanti agar tidak salah jalur. Tau aja bapak ini saya suka hilang arah, hehehe. Di dalam area peron juga ada kursi tunggu dan kios yang menjual makanan dan koran/majalah.

Kesan pertama waktu duduk di kereta, nyaman walaupun gerbongnya memang terlihat cukup tua oldies, hehehe. AC berasa sejuk dan disediakan bantal kecil. Lumayan baguslah. Yang saya suka lagi adalah berangkatnya tepat waktu, jam 7 pagi teng kereta sudah berangkat. Kursi juga bisa dibuat agak rebah dan bisa diputar saling berhadapan. Cocok untuk yang pergi dalam grup.

April 23, 2015

Liburan di Pekanbaru & Batusangkar

April 23, 2015 7 Comments

Assalammu'alaikum wr wb.

Sebelumnya saya posting soal trip ke Singapore yang hanya berdua saja. Nah, trip kali ini lebih seru lagi karena bawa Naya dan sekeluarga lengkap. Dan perjalanan kemarin menjadi perjalanan pertama Naya dan saya pulang kampuuuuung. Akhirnya setelah tertunda selama lebih dari 2 tahun, akhirnya saya menjejakkan di Batusangkar, kampung asal suami. *terharu* Dan berarti pertama kalinya juga Naya pulang kampung, yippiiii... *dancing* Momennya adalah adik ipar yang mendapatkan jodoh orang sekampung, jadi resepsi juga diadakan di sana. Agendanya 12-15 Februari 2015 kami ada di Pekanbaru untuk akad nikah dan resepsi di kediaman keluarga mempelai wanita. Kemudian tanggal 15-23 Februari 2015 via jalan darat kami akan menuju Batusangkar untuk menggelar acara resepsi di kampung.


Persiapan

Karena berpergian pertama kali sama Naya, kami memilih naik pesawat Garuda Indonesia. Supaya lebih nyaman buat si kecil. Dan sengaja saya cari tiket dari jauh-jauh hari. Dan terbukti jauuuh lebih murah. Kemarin bertiga sama Naya totalnya kurang lebih Rp 3.000.000 untuk tiket PP. Berhubung naya masih di bawah 2 tahun jadi tiketnya ngga bayar full seperti dewasa. Alhamdulillah. Untuk akomodasi hotel dan penginapan sudah diatur sama mama papa, jadi saya ngga perlu siapkan apa-apa.

Kalo kemarin-kemarin pergi hanya bawa diri sendiri, nah sekarang bawa si ucul ni. Ribet ngga? Udah pastiiiii, hahaha. Bayangkan 12 hari ke luar kota untuk pertama kalinya. Ditambah saya belum punya pengalaman pulang kampung dan dalam waktu selama itu pula. Maklum, saya orang Betawi yang kampungnya naik angkot ongkos 4000 perak udah sampe, hahaha. So it was new yet excited experience for me, for us.

Ikut-ikutan packing plus pilih sendiri bonekanya untuk dibawa

Setelah berpikir apa aja yang mau dibawa, akhirnya mencoba ngga terlalu banyak bawa baju karena pasti kita akan cuci mencuci baju di sana. Beberapa hal yang paling penting yang dibawa antara lain :
- 1 bag diapers Naya, dan sisanya kita putuskan beli di kota singgah pertama, yaitu Pekanbaru.
- 3 set baju pesta karena akan ada 3 acara utama, akad nikah, resepsi di Pekanbaru dan di Batusangkar
- 6 set baju main/baju bobo
- 3 set baju jalan
- 6 set daleman
- Beberapa lembar Nori/rumput laut -- ini kalo Naya susah makan kalo disuapin, jadi dia maunya makan sendiri
- pasta kering -- in case si ucul bosan makan nasi
- keju (cube cheese)
- toiletries
- tissue basah & kering
- handuk

Intinya dibagi ke dalam 2 siklus @ 6 hari. Jadi siklus 6 hari kedua, baju sudah dicuci dan naya pakai baju yang sama seperti siklus pertama, hehehe. Soal makanan naya akan kita cari dan masak langsung di sana aja. Waktu berangkatnya yang paling penting adalah bawa cemilan naya, semacam buah-buahan, jagung rebus, dan roti. Kebetulan waktu itu berangkatnya subuh, jadi naya masih bobo kita udah angkut ke bandara, hehehe. Sarapannya pun ikut sarapan mama papa yang dibeli di Starbucks. :)) Mulai agak loose deh soal makanan ucul.


Pekanbaru : 12-15 Februari 2015

Kami sempat dag dig dug bagaimana nanti Naya saat di pesawat ya. Alhamdulillah naya masih ASI, jadi saat take off dan landing Naya saya susui. Dan amaaan.. Jakarta-Pekanbaru setelah nenen naya langsung bobo sebentar. Pas bangun ikutan nonton Doraemon sambil makan buah. Anak mama papa pintaaaar.. *kecuuupcelemotan*

Menunggu boarding. Bacaannya berat amatan yaaa.. 

12-15 Februari 2015 kami menghabiskan waktu di Pekanbaru untuk beberapa acara. Kami menginap di Grand Tjokro. Cukup nyaman hotelnya. Hari pertama di Pekanbaru belum ada agenda khusus. Setelah istirahat barulah berkumpul sama keluarga besar dari papa mertua. Rameee, seruuu.. Naya seperti biasa butuh penyesuaian dulu kalo di lingkungan baru. Setelah akrab dan mengenal semua, baru deh dia main lebih lepas. Karena kedua mempelai dari minang, jadilah digelar malam bainai ini. Di malam bainai ini kedua calon mempelai akan dipakaikan tumbukan halus pacar merah. Pada calon pengantin wanita, daun inai ini dilekatkan ke kuku-kuku jarinya, sehingga setelah semalaman akan meninggalkan bekas warna merah yang cantik. Di malam ini pula seluruh keluarga berkumpul dan berkesempatan memberi restu sebelum esok harinya pernikahan dilangsungkan. Klik link artikel berikut deh soal penjelasan malam bainai.



April 16, 2015

Ngobrol Rumah Impian

April 16, 2015 7 Comments
Assalammu'alaikum wr wb.

Setiap orang punya gambaran rumah impian. Ada sebagian orang yang sudah berhasil mewujudkannya, tapi ada pula yang mimpinya masih tersimpan dalam ingatan, sketsa kecil atau sekedar foto rumah (orang lain) yang disimpan dalam media semacam Pinterest. Ada yang sudah memulai, tapi ada juga yang masih sekedar rencana dan belum tau cara memulainya.

Nah, mulai Kamis, 16 April 2015 di akun twitter @holcimindonesia akan ada #NgobrolHolcim bersama arsitek Ren Katili (twitter @ArsitektropiS), founder Studio Arsitek Tropis . Teman-teman bisa bertanya langsung soal rencana mewujudkan rumah impian dan akan dijawab real time oleh Ren Katili.

Untuk edisi perdana ini, temanya adalah #RumahTropisHolcim. Cara ikutannya ada di bawah ini :

#NgobrolHolcim bersama arsitek Ren Katili dilakukan di Twitter @holcimindonesia.
Topik yang diulas pada hari Kamis, 16 April 2015 adalah mengenai #RumahTropisHolcim
#NgobrolHolcim diadakan mulai pukul 18.00 sampai dengan 20.00 WIB dengan pengaturan sebagai berikut: 

  • Pukul 18.00 - 19.00 followers dipersilakan menuliskan pertanyaan mengenai topik yang dibahas dengan menuliskan  hashtag #NgobrolHolcim 
  • Pukul 19.00 - 20.00 Ren Katili melalui akun Twitternya @ArsitektropiS akan menjawab pertanyaan yang diberikan secara live.
Buat yang ketinggalan edisi perdana, tenaaang.. Karena eh karena tiap hari Kamis, dua minggu sekali di jam yang sama #NgobrolHolcim bersama Ren Katili akan hadir kembali menyapa semuaaa.. *tsaaah*

Mari yuk buibu, pakbapak semua yang punya gambaran rumah impian tapi don't know how to start atau masih clueless, coba siapkan pertanyaannya dan tanyakan langsung sama ahlinya. Mumpung free niii... :D



Love you, life. :D

Wassalammu'alaikum wr wb.  

April 01, 2015

Persiapan Traveling Ke Singapura : Tiket Pesawat, Hotel, Telekomunikasi dan Obyek Wisata

April 01, 2015 9 Comments
Assalammu'alaikum wr, wb.


Yeaaay akhirnya posting tentang liburan ke Singapore lalu. Semoga ngga basi deh ya, hahaha. Liburan kali ini hanya bareng suami dan ngga mengajak anak kami Naya. Kenapa? Karena eh karena naya belum punya passport. Kenapa belum punya passport? Nah, kalo itu salah mamanya yang belum pindah "kewarganegaraan" dari Bekasi ke Jakarta jadi belum bisa bikin KK. Ihiks.. Di postingan ini saya mau cerita soal persiapan dulu nih, cerita tripnya nyambung di postingan berikutnya aja. Daripada jadi kepanjangan, hehehe. So the story goes like this...

Jadi beberapa bulan lalu suami di info kantornya kalo akan ada meeting teamnya di headquarter Singapore. Nah, karena suami di sana seminggu, 1-6 Februari terus kepikiran kenapa ngga sekalian liburan keluarga aja yah. Kan lumayan tuh, irit tiket suami buat pulang, hehehe. Mulailah pencarian tiket pesawat via Traveloka. Mungkin pernah dengar atau lihat iklan si company yang meng-claim dirinya sebagai website pencarian tiket pesawat terbesar di Indonesia. Menurut saya they deliver their promise. Saya coba cari kombinasi tiket paling hemat di website ini dan taraaaaa.. dapat tiket Jakarta-Singapore PP, 5 dan 7 Februari hanya dengan Rp 939.379. Kombinasi Tigerair untuk berangkat dan Jetstar untuk pulang. Sebenernya bisa dapat tiket lebih murah untuk pulang, tapi tiket pulang harus menyamakan tiket suami, hehehe. Tapi lumayanlah ya dapat tiket pesawat PP segitu. Selain itu yang buat saya suka menggunakan Traveloka adalah langsung ditambahkan pajak dsb, jadi what you see is what you get. Kadang kan kalo kita hunting tiket murah, pas dapat pertama kesannya murah banget, tapi pas ditambah tax dan ini itu jadi tetep mihil juga, huhuhu. Eh tapi kalo sekiranya akan belanja-belanja lebih baik saat pulang beli bagasi ya, biar ngga kayak saya yang ribet sendiri misahin belanjaan buat oleh-oleh karena cuma ngandelin bagasi suami, hehehehe. Oke, pencarian tiket beres.

What you see is what you get
Next adalah hotel. Nah, kalo untuk hotel andalan saya tetap Agoda. Selain pilihan hotelnya lengkap mulai dari tipe murmer sampai yang bintang 5, Agoda juga sering memberikan promo or diskon terutama untuk yang sudah teregister menjadi anggota. Mereka menyebutnya Insider Deal dan baru terlihat kalo kita login. Makdarit, sebaiknya register aja dulu dan cari hotel setelah login. Terkadang insider dealnya bisa hemat sampai beberapa ratus ribu rupiah. Nah, lumayan kan buat dipakai untuk kebutuhan lainnya, hehehe. Sempat cari beberapa alternatif budget hotel, tapi karena agak malas pindah-pindah lokasi lagi jadi saya tetap pilih extend di V Hotel Lavender, tempat suami menginap. Tarif tipe kamar Superior Double semalam waktu itu sekitar 110.90 USD atau sekitar Rp 1.412.919 . Ada diskon beberapa USD, tapi saya lupa berapa pastinya. Selain itu ada juga feature Pay Later buat yang mau booking tapi waktu or lokasi masih belum pasti. Jadi cocok buat yang masih galau, hahaha. 

Tampilan Agoda
Terus planning itinerary di Singapore.  Untuk trip kali ini ngga terlalu nyiapin apa-apa sih, karena saya udah pernah sebelumnya ke sana. Nah kan sebenernya ini saya ngintilin suami kerja yah, jadinya 5-6 Februari harus going solo dulu nih. Rencananya si saya mau keliling sendiri di seputaran Bugis, Kampong Glam, Little India dan beli oleh-oleh. Setelah suami pulang kantor paling kita keliling ke beberapa tempat aja. Tanggal 7 Februari barulah kami bisa jalan bareng. Karena suami belum pernah ke USS, saya rencanakan di 7 Februari ke USS. FYI di area Sentosa ada beberapa tujuan wisata lain yang bisa ditengok macam SEA Aquarium dan Trick Eye Museum. Bahkan sudah ada Madame Tussauds juga. Tadinya ambisius mau jalan ke tempat lain di Sentosa, tapiiii nanti ketinggalan pesawat lagi, hahaha. Jadi cukuplah USS saja. Saya beli tiket USS di Sunburst Adventure. Lebih hemat 20 SGD daripada kalo beli di website USS. Lumayan kaaaan.. *pardon me for another lumayan*  Tadinya sempat ragu sama si Sunburst ini. Akhirnya thanks to technology ya. Cobalah googling dan menemukan satu blog yang juga memakai jasa mereka, dan ngga ada masalah serta cukup memuaskan. Akhirnya kirim email ke yang empunya blog dan mba icha sharing pengalamannya. Thanks ya mba ichaaaa... Eh ternyata temen kantor yang sebelumnya ke Sing dan Malay juga pakai jasa si Sunburst ini dan bilang puas juga dan ngga ada tipu-tipuan. Dan butuh waktu sehari saja dari saya bayar sampai tiketnya sampai di tangan *karena mereka pakai paket one day service*, dan ongkirnya mereka yang tanggung, wohooo..Another lumayan moment, hahahaha.

2 tiket USS dari Sunburst Adventure
Eh jangan lupa sebelum berangkat daftarin kartu provider kamu ya supaya bisa tetap aktif di luar negeri. Kalo Simpati kayak saya dengan cara : ketik IR dan sms ke 6616. Nanti akan dapat balasan sbb :

International Roaming Simpati
Persiapan lainnya adalah stok ASIP buat Naya. Sempat ketar-ketir juga karena terakhir naya ditinggal pas umur setahun. Waktu itu si aman-aman aja. Nah pas kemarin pergi udah 1 tahun 6 bulan. Planningnya adalah naya akan tidur sama Nenek (mama saya) di malam pertama dan Nenek-Kakek (dari suami) di malam berikutnya. Walaupun ternyata Naya rewel dan ngga mau tidur karena nyariin nenen mama, huhuhu. Maafkaaaan... Besok-besok kita pergi bareng ya nak, mungkin kecuali kalo mama pergi tugas kantor. Ihiks..

Apalagi ya persiapannya?! Hmm... Paling si coba lihat-lihat rute dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan Google Maps. Apalagi buat tukang nyasar macam saya, hahaha. Terus, tukarkan dollar SGD secukupnya aja karena toh di sana juga bisa tarik tunai dari kartu kredit or debit, nilai tukarnya pun ngga mihil.

Now, I'm ready to goooo... to be continued


Love you, life. :D

Wassalammu'alaikum wr wb