Follow Me @lisna_dwi

March 01, 2016

My First Giveaway : lisnadwi X vaastuid

March 01, 2016 37 Comments


Assalamu'alaikum wr wb,

Hai hai haiii. Sudah bulan Maret aja nih. Setelah tertunda beberapa minggu, inilah dia yang saya tunggu-tunggu, My First Giveawaaaay! Yeaaay.. *dancing* Tujuannya apa? Buat have fun dan bagi-bagi rejeki aja sih, hehehe. Beberapa kali alhamdulillah saya menang giveaway maupun kuis, nah ini ceritanya saya mau give back gitu. ;D Dalam giveaway perdana ini saya menggandeng satu clothing line wanita yang mengangkat tema minimalist, modern dan modest dalam karyanya. Produknya bagus dan sudah pasti terjamin kualitasnya. Ngga cuma buat wanita berhijab, produk Vaastu bisa buat siapa aja yang cinta dengan tampilan modest. Soal harga? Terjangkau banget. Yu boleh cek toko sebelah, hihihi. Kalo yang follow saya, pastilah pernah lihat saya beberapa kali foto OOTD dengan produk @vaastu.id. *semacam banyak follower, hahaha*



Oke inilah dia caranya, gampang kok...

1. Follow/like social media saya dan Vaastu di :
- instagram @lisna_dwi  & @vaastu.id
- twitter @lisna_dwi
- blog saya di www.lisnadwi.com melalui badge Google+ yang ada di blog saya
- Facebook fanpage Vaastu di account Vaastu Indonesia
- Line @vaastu atau pin bbm vaastu di 595f00df

2. Repost foto giveaway di akun instagram kamu, cukup sekali repost saja ya. Sertakan hashtag #lisnadwigiveaway #lisnadwiXvaastuid sebagai tanda kamu ikut serta dalam giveaway ini.

3. Cantumkan id akun twitter, line/username BBM, id akun Google+ dan facebook kamu dalam caption. Jangan lupa untuk mention akun instagram @lisna_dwi dan @vaastu.id . Mention/tag 10 teman kamu untuk ikutan giveaway ini ya.

4. Periode giveaway 1-20 Maret 2016 [updated] dan diperuntukan bagi yang berdomisili di Indonesia saja. Pemenang tidak bisa memilih size atau jenis hadiah.

5. Akan ada 4 pemenang ya untuk hadiah berikut ini ya dear :

- Hadiah I : MAP voucher 100rb & 1 grid midi outer dari @vaastu.id 







- Hadiah II : MAP voucher 50rb & 1 flare skirt dari @vaastu.id 





- Hadiah III : 1 stripe shirt dan circle scarf dari @vaastu.id




- Hadiah IV : Blush on Promiscuous Peach Make Over, Hada Labo make up remover dan Khalisa Lip Care






6. Pemenang akan ditentukan oleh penyelenggara. Keputusan penyelenggara sifatnya mutlak ya dear.

Naaah, tunggu apalagiiii? Hayo ikutan sekarang yuk, yuk, yuuuk... 

Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr, wb. 

February 23, 2016

Diet Demi Body Image Positif, Why Not?!

February 23, 2016 18 Comments
Assalamu'alaikum wr wb,

Musim hujan begini biasanya gampang banget ni kena godaan indomie rebus plus cabe rawit. Atau teh manis panas dipaket sama pisang goreng yang fresh from penggorengan alias masih anget. Oohh atau semangkok bakso dengan kuah pedas ditemani oleh pujaan hati teh botol. *glek* Bayanginnya aja udah bikin terbit air liur ini, hehehe. Dan biasanya si cuaca adalah salah satu saja dari sekian panjang list excuse untuk makan banyak dan makan apa aja. Makan itu seringkali jadi excuse buat yang lagi stress, yang lagi banyak pikiran, yang lagi butuh booster ASI etc, etc. Dan buat beberapa orang sebut saja namanya lisna a moment on the lips, forever on the hips itu valid adanya. Kemudian akibat kurang kontrol dan kebanyakan excuse tadi, akhirnya mengalami yang namanya overweight. Overweight saya cukup parah si, selain dampaknya sama kesehatan juga sampai bikin minder. And yes, I once looked negatively on my body image.

Link sumber

Ngomong-ngomong soal body image, saya sempat mengalami ketidaknyamanan akan bentuk tubuh saya sendiri saat masih kelebihan berat badan. Selama hamil saya mengalami kenaikan berat badan yang signifikan, 22 kg. Dari yang biasanya berkisar 58 kg, menjadi 80 kg saat hamil 9 bulan. Woow.. Jangan ditanya beratnya ya, berat banget, hehehe. Selepas melahirkan dan kemudian masuk kantor, berat badan saya tinggal 7 kg lagi menuju bb ideal saya. Tapi kemudian saya permisif sama kebanyakan excuse. Hingga puncaknya bb saya mencapai 76 kg beberapa bulan lalu. Fiuuuuh...

Sebenarnya sudah banyak teman atau keluarga yang bilang saya gendutan, gemuk banget, subur, lebih montok, you name it lah. Saya kadang masih agak cuek karena suami ngga mempermasalahkan dan memang melarang saya diet sampai anak kami 2 tahun dan selesai menyusui. Yang bikin sedih itu kalo mulai cari baju karena baju yang lama banyak yang ngga muat. Atau waktu bercermin dan melihat badan saya ko montok amat, hahaha. Beberapa kali belanja bareng suami, dan ambil beberapa potong baju untuk dicoba dan begitu keluar kamar pas pasti saya manyun karena semua baju ngga muat, hahaha. Begitu juga kalo saya browsing mau coba belanja online. Ukuran saya pasti musuhan sama umumnya ukuran online shop. Jadi kadang ni saya buka HijUp dan coba cari-cari yang saya butuh. Ada yang saya taksir, tapi terus lihat ukurannya ngga bisa buat saya. Sakitnya tuh di siniiii.. *tunjuk paha, lengan, perut, pinggang, dada, pundak*

Blouse By Ria Miranda yang dulu pasti ngga muat di saya :))

Mungkin bagi sebagian orang mempunyai tubuh dengan size plus plus bukanlah suatu masalah dan mereka pede-pede aja, that's totally fine. In fact, I envy you. Toh banyak teman dan bahkan mama saya masih pede dengan bentuk tubuhnya. Tapi, menurut saya overweight bukan hanya semata soal bentuk tubuh secara visual. Kalo di saya, overweight dan masalah obesitas juga mengganggu kesehatan saya. Makin berat tubuh saya, makin saya merasakan kalo tubuh saya jadi kurang fit dan lebih gampang sakit. Jadi kombinasi antara ketidakpedean, ketidaknyamanan dan tidak fitnya saya mendorong saya untuk menjalani program diet dimulai ketika anak saya sudah berusia 2 tahun (baca di sini). Program diet yang saya pilih pun saya putuskan setelah saya banyak mempelajari berbagai jenis diet dan bertanya ke beberapa teman yang pernah melakukan diet sebelumnya.

Ingin meluruskan sedikit ya dear soal menjalani program diet. Diet sebenarnya bukan hanya bertujuan untuk menurunkan berat badan atau untuk menjadi lebih kurus. Diet (atau dieting) lebih dari itu.

Dieting is the practice of eating food in a regulated and supervised fashion to decrease, maintain, or increase body weight. In other words, it is conscious control or restriction of the diet. Dieting is often used in combination with physical exercise to lose weight, commonly in those who are overweight or obese. Some people, however, follow a diet to gain weight (usually in the form of muscle). Diets can also be used to maintain a stable body weight. (Dieting, Wikipedia) 

Mengatur diet sebenarnya selain untuk menurunkan berat badan, juga untuk menjaga atau menambah berat badan. Dan idealnya program diet juga diimbangi dengan olahraga. Caranya? Ada banyak banget caranya, misalnya diet berdasarkan golongan darah, diet pisang, diet mayo, diet sesuai dengan anjuran Rasulullah swt, etc. Menurut saya semua sah-sah saja, asal dilakukan dengan benar dan tidak mendzalimi diri sendiri. Kenapa saya bilang mendzalimi diri sendiri, karena ada kalanya orang menafsirkan diet itu dengan tidak makan, dengan makan sangat sedikit dan mengurangi asupan nutrisi tertentu atau sebaliknya dengan banyak makan atau terlalu banyak olahraga. Tak sedikit orang yang mencibir, ngapain si susah-susah diet, hidup tuh harus dinikmati. Setuju sekali soal hidup harus dinikmati. Tapi buat saya, enaknya menikmati hidup itu kalo saya sehat, merasa nyaman dan percaya diri. Buat saya si jadi makin susah kalo tau saya overweight dan kurang fit, tapi terus ngga diet, terus makin ngga pede dan malah jadi ngga sehat. Dan kalo result dari diet demi image tubuh yang lebih positif, ya kenapa engga?! No pain, no gain, darling.

Tapi semuanya kembali ke diri sendiri ya, dear. Kalo memang sudah nyaman dengan kondisi sekarang, dan tidak memiliki masalah kesehatan apapun, keep it that way and be thankful. Dan kalo dengan kondisi sekarang sudah bisa pakai rok kayak di bawah ini, ngga usah diet buat ngurangin berat badan kali yaaaaaaa, hihihi.

Beautiful skirt by Ria Miranda 

Before - After

Tulisan ini diikutsertakan pada HijUp Blog Competition yang diselenggarakan oleh HijUp dan HijUp Magazine.

Love you, Life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.

February 20, 2016

Review Lipstick Purbasari Matte 82, 84, 87, 90

February 20, 2016 28 Comments

Assalamu'alaikum wr wb,

Hai ladies, udah pakai lipen belum hari iniiii? Pake gih, biar kelihatan lebih seger gitu, hihihi. Eh itu mah saya yaaa, tiap orang punya preference yang beda si soal pakai lipstick. Ada yang sukanya pakai lip balm aja, cukup lipgloss atau lipen yang cetar dengan berbagai macam warna dan teknik pemakaian. Kalo saya suka pakai lipstick simply karena saya ngga jado dandan, hahahaha. Jadi klo pake lipen merona di bibir wajah jadi keliatan beda walaupun dikit, hehehe. Dulu si paling punya lipstick satu atau dua aja dengan warna nude atau pink serupa warna bibir. Saya lupa tepatnya kapan, tapi sejak hamil saya jadi centil. Saya mulai beli lipstick dengan warna merah. Iya merah, glossy lagi, hahahaha. Apalagi kan lagi hamil bibir jadi lebih penuh ya, jadi ya lumayan bold lah jadinya. Ehhh jadinya keterusan karena kok ya jadi berasa lebih cerah muka saya dan kekurangan saya soal dandan jadi lumayan ketutup, hihihi. Lagian lipen harganya banyak yang murce merince aka murah, senangnya hatikuuuuu.. :D



Sebenarnya, postingan yang berbau beauty ini terinspirasi dari teman-teman saya yang mana genrenya beauty blogger. Saya kenal mereka awalnya dari Clozette. Mereka canggiiiih, dan saya jadi terpacu buat belajar dan nyoba buat review beberapa produk yang memang terkait dengan make up atau skin care. Girls thanks so much, you have inspired me! *kecup manja* Tapi yang saya review sebatas yang memang saya gunakan sehari-hari ya. Namanya belajar ya sis, maklumin ya sis... Okay enough talking. Kali ini saya mau membahas soal lipstick Purbasari matte tipe 82, 84, 87, dan 90. Kenapa warna-warna itu? Ya karena saya cuma punya dan pake itu, hahahaha. Tapi emang hits banget ya di tahun lalu. Walaupun ternyata mba Arum yang ciamik itu sudah membahasnya dari 2014 lalu! Wooow...

Baca juga Review Lipstick Purbasari Matte No 91, 93 dan 95


Purbasari Matte swatch


Ingat, yang gambarnya putri raja.. LOL

Purbasari matte ini kemasannya berwarna hitam, dengan tulisan emas. Wadahnya pun berwarna senada dengan bentuk yang ramping memanjang, jadi ngga bulat silinder seperti kebanyakan lipstick. Kesan pertama waktu memutar lipennya ko si kemasannya berasa kopong dan kayak ringkih yaaa, hahaha. Kemudian menyumbul si lipstick berwarna cantik, dan masalah wadah dimaafkan. Pertama saya beli no 82 dan 90, lalu menyusul 84 dan 87 yang katanya paling hits. Buat yang bibirnya cenderung kering, sebelum memoleskan lipennya sebaiknya bersihkan dulu si bibir dengan lip scrub atau lip makeup remover, lalu oleskan lip balm dulu ya. Karena kalo engga, bhaaay nanti semacam tanah gersang di musim kemarau, retak-retak gituuuu, hahaha. First swatch si oke dan terasa cukup lembut dan smooth. Jodoh ni sama bibir saya. Yippiiii... Oya, warna 82 dan 87 itu hampir miriiiip. Dua-duanya punya warna yang bold. Kalo ngga salah ni ya 82 cenderung maroon, kalo 87 cenderung keunguan. Eh correct me if I'm wrong ya, hihihi. Jadi bisa pilih salah satu aja, kalo penasaran kayak saya baru boleh beli dua2nya, lagian murah juga cuma 30ribuan, hahahaha. *excuse* 



No 82





No 87



Sedangkan no 84 cenderung merah cabe terang menyolok gitu. Eh tapi jangan sedih buat yang ngga suka warna gonjreng, kalo yang tetep mau beli bisaaa, puk puk tipis aja *duh apa ya pukpuk tipis istilah makeupnya?!* :)). Jadinya seperti rona peach dan bisa juga dibuat bibir ala-ala Korea lho. Tapi sayangnya si bibir ala Korea ini ga cocok di saya, hahaha. Terus saya juga beli no 90, menurut saya ini warna cenderung nude ke coral. Bukan warna saya si sebenernya karena kurang gonjreng syalala, tapi okelah buat selingan. Dan lipen saya yang tipe ini udah patah aja dong. Antara saya yang grasak grusuk atau emang kayak saya bilang sebelumnya, wadahnya tetoot, kurang oke. Oke Purbasari, kalo baca postingan saya, please deh itu wadahnya dibikin lebih bagus, hehehe.


No 84

Dengan sapuan full

Dengan sapuan tipis

No 90



Nah, tadi kan ada 2 lipen yang saya beli belakangan tuh. Sayangnya, dua lipen itu menurut saya ngga se-smooth yang dua pertama. Entah kenapa, apa produk mereka kurang standar saya ngga terlalu tau. Tapi lebih keset gitu rasanya, apa ya bahasanya make upnya keset?! Tolong dibantu ya buibu, prok prok prok.. >__< Tapi buat saya ngga terlalu masalah si, jadi nonce problemo. Soal ketahanan, surprisingly si purbasari matte ini cukup tahan lama. Kalo cuma buat ngoceh aja si bibir ini ngga pake makan gorengan sepiring, di saya bisa tahan dari pagi sampai siang, ya total 4 jam cakep, 5 jam pudar sedikit, 6 jam pudar dikit lagi, 7 jam mending pake ulang deh, hehehe. Bisa si tahan 12 jam, tapi kamunya pake sebelum tidur, terus tidurnya telentang aja, pasti tahan deh, hahahaha. Duh maapkan  kengacoan saya. :P

Setelah 4 jam pemakaian

Setelah 3 jam dan habis makan

Jadi kesimpulannya, kalo penasaran beli ajaa, murah ko cuma 30ribuan aja. Dan sekarang udah banyak yang jual pula. Di Guardian, Century udah ada juga. Di Aeon malah ada konternya lengkap. Di toko-toko make up di pasar tradisional juga masih ada si kayaknya. Kalo yang bibirnya kering banget mending pinjem punya temen dulu deh coba sekali swatch, kalo enak beli, kalo ngga cocok ngga keburu nyesel buang-buang duit kan. Oiya, gosipnya si lipen ini masih mengandung paraben. Tapi kalo saya baca beberapa artikel, kalo penggunaannya ngga berlebihan si masih bisa ditolerir. CMIIW yaa.. :D

Semoga membantu yaaaa.. Kalo ada masukan, monggo. Mamaciii..

Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.  

February 11, 2016

Wisata ke Taman Safari Cisarua

February 11, 2016 11 Comments
Taman Safari Cisarua

Assalamu'alaikum wr wb,

Setelah puluhan tahun ngga ke Taman Safari Cisarua, akhirnya Kamis, 4 Februari 2016 lalu saya datang kembali ke sana, hehehe. Kali ini ajak anak, mamih, adik dan si embak berlibur ke sana. Naya pernah ke Kebun Binatang Ragunan, tapi belum pernah ke Taman Safari Cisarua. Saya dan suami memang membiasakan Naya untuk sayang pada binatang, dan sebisa mungkin melihat dan berinteraksi langsung dengan binatang. Beberapa waktu lalu pas ke Kuntum Farm Field Naya sempat kaget dan ketakutan waktu dengar lenguhan keras anak sapi, hahaha. Salah kami juga si, karena pas dia kaget kami berdua malah ketawa ngakak dan Naya malah jadi kaget, hihihi. Nah, jadi deg-degan juga Naya berani ngga ni berhadapan sama binatang-binatang besar dari dekat.

February 03, 2016

5 Wishlist Peralatan Rumah Tangga di Lazada

February 03, 2016 4 Comments
Assalamu'alaikum wr wb,

Hai semuaaa, bagaimana hari-harinya selama musim hujan ini? Kalo saya ni, hujan di malam hari membuat makin susah bangun di pagi harinya. Enaknya si ndusel-ndusel sama anak dan suami di balik selimut, hehehe. Tapi demi dapur tetap ngebul jadi harus tetap giat bekerja ya buibu pakbapaaak. ;D Kebetulan juga saya diizinkan suami untuk bekerja di luar rumah demi menambah tabungan dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Tapi percayalah, di rumah saya akan kembali kepada fitrah menjadi ibu rumah tangga yang harus masak, mengurus anak dan beres-beres. Eh tapi bagian beres-beres kebetulan saya delegasikan ke si embak. Maklum mama juga manusia, butuh istirahat sepulang kerja, hihihi. *lah jadi curhat* :))

Eh tapi ngomong-ngomong soal kebutuhan rumah tangga, pasti buibu atau pakbapak punya beberapa barang yang masuk wishlist ya. Ya ngga si? Ya dong, ya kaaan?! *lah maksa* Hahahaha.. Kalo saya sih yes, punya beberapa wishlist yang pingiiiin banget saya miliki. Ada 5 item yang saya sudah intip di Lazada ni...



Air Purifier

Air Purifier

Kenapa air purifier? Karena kebetulan rumah saya di pinggir jalan raya dan saya punya anak balita usia 2 tahun 3 bulan. Ini sebenarnya wishlist yang harus segera diwujudkan si, karena udara makin ajaib aja makin hari, huhuhu. Agak tertolong selama ini karena di seberang ada banyak pepohonan yang cukup menahan laju debu dan polusi. Harapannya dengan si air purifier ini akan membantu menjaga udara agar selalu sehat dan jernih. Dan kalo dari baca-baca beberapa artikel juga, sistem penjernih udara yang ada sekarang bahkan mampu menonaktifkan virus, bakteri, penyebab alergi dan menghilangkan bau yang menempel pada bahan.



Air Condition (AC)

AC/Pendingin Udara

Iya sekarang saya anak AC alias ngga tahan kalo tidur ngga pakai AC, huhuhu. Dan menurun ke anak juga sekarang. >__<  Nah, makanya mau cari yang lebih watt-nya lebih rendah tapi dengan tenaga lebih besar. Sekarang kayaknya di kamar hanya 1/2PK dan watt-nya besar, jadi lumayan boros energi listrik. Sudah ngga terlalu dingin juga walaupun bolak-balik diservice, padahal dibersihin secara rutin, ganti freon juga ngga pernah absen. Jadi kesimpulannya mungkin memang harus ganti baru, hihihi.



Mesin Kopi


January 27, 2016

Belajar Berkuda di Adria Pratama Mulya (APM) Equestrian Centre

January 27, 2016 34 Comments
Assalamu'alaikum wr wb.

Ada yang resolusi tahun 2016 mencoba sesuatu (misal olahraga, liburan, makanan, etc) yang baru ngga? Berarti harus mencoba kegiatan ini, yaitu berkuda! Bukan, bukan berkuda di Taman Lansia atau lokasi wisata gitu, hehehe. Tapi berkuda semacam olahraga keluarga kerajaan dan bahkan seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Biasanya saya lihat di TV atau film aja, kayaknya keren, hahaha.


Link sumber 

January 21, 2016

Kanawa Coffee and Munch

January 21, 2016 13 Comments
Assalamu'alaikum wr wb,

Ada yang suka kerja dari coffee shop ngga? Atau ngopi-ngopi cantik bareng sahabat? Atau meeting di luar kantor bareng rekan setim? Beberapa waktu lalu, saya coba meeting di satu tempat ngopi yang beralamat di Jalan Suryo No. 23, Kebayoran Baru, Jakarta. Namanya Kanawa Coffee and Munch. Awalnya ketemu sama Kanawa dari hasil browsing si (reference blog). Biasa deh permasalahan di tim saya kalo mau meeting di luar kantor mesti kemana yaaa, hahaha. Mau di Pand'or agak bosan karena cukup sering, beberapa tempat lain juga sayangnya full booked. Akhirnya ketemulah Kanawa yang memiliki 2 ruang meeting private. Yeaaay.. Setelah telepon, saya bicara dengan Mas Aji. He was so helpful, saya mah anaknya mudah kepincut sama service yang ramah dan baik. Akhirnya setelah tanya beberapa hal, saya book ruang meeting di sana. Waktu itu karena saya berempat, perkiraan paketnya yaitu ruangan dan makan besar (kecuali steak), cemilan, kopi, teh dan air mineral. Estimasi saat itu 1,8 juta rupiah untuk seharian, dari jam 9-5 sore. Dalam ruang meetingnya sudah ada LCD monitor untuk presentasi, sudah bisa pakai USB juga.

Signage Kanawa Coffee and Munch

January 18, 2016

Impian 2016 : Punya Nissan Serena

January 18, 2016 9 Comments
Assalamu'alaikum wr, wb.

Selamat datang 2016! Banyak orang sekarang mungkin sudah menyusun rencana di tahun ini, begitu pula dengan saya. Sudah ada beberapa wishlist yang saya miliki, salah satunya adalah memiliki mobil keluarga sendiri. Kenapa saya bilang memiliki mobil keluarga sendiri? Karena mobil yang saya dan keluarga gunakan saat ini jenisnya sedan dan masih punya orangtua, hehehe. Sementara anak kami sudah semakin besar dan tahun 2016 ini siapa tahu kami dianugerahi anak kedua. :D Jadi, rasanya tahun ini sudah saatnya saya dan suami memiliki mobil keluarga idaman kami.

Ngomongin soal mobil keluarga idaman, saya dan suami punya concern yang agak berbeda. Kalo saya pertimbangannya berat ke muatan, maksudnya harus bisa nampung banyak orang gitu lho, hehehe. Maklum ya ibu-ibu, inginnya semua keangkut, semua keluarga bisa ikut, apalagi saya dari keluarga besar, bukan hanya jumlahnya yang banyak tapi ukurannya juga besar-besar, hihihi. Selain itu selain muat banyak, yang naik pun harus nyaman, dan level kenyamanannya dari depan sampai yang paling belakang itu harus sama. Kadang kan ada tuh ya mobil yang bagian depan bagus, mewah, nyaman, eh pas di paling belakang seperti alakadarnya aja. It's a big no no. Satu lagi yang ngga kalah penting, harus irit yaaaa.. :D


Link sumber

January 15, 2016

My Best Moment 2015

January 15, 2016 2 Comments
Assalamu'alaikum wr wb,

Tahun 2015 alhamdulillah adalah tahun yang penuh berkah terutama buat saya dan keluarga kecil saya. Tapi sebenarnya tahun kesedihan juga untuk keluarga besar dari mamih karena salah satu Uwak (kakak mamih) meninggal secara tiba-tiba.

"Jika kamu bersyukur pasti akan aku tambah (nikmat-Ku) untukmu dan jika kamu kufur maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih" Q.S. Ibrohim (14):7

Apapun keadaan dan situasi yang kita lalui di 2015, sudah kewajiban kita untuk bersyukur. Bisa menulis ini saja alhamdulillah kan berarti diberi nikmat sehat, panjang umur hingga bisa sampai di 2016. Setelah berpikir keras memilih momen mana saja yang bisa saya anggap terbaik, ini adalah beberapa diantaranya :

1. Mamih ketemu penyanyi dangdut favorit

Jangan ketawa ya baca judulnya, hahaha. Mamih emang suka banget sama dangdut. Jadi ceritanya begini. Pekerjaan saya di bidang marketing & communication dekat hubungannya dengan media iklan di TV, koran, digital dsb. Singkatnya mah yang berhubungan dengan komunikasi mengenai brand saya. Kebetulan, di tahun lalu perusahaan saya menggunakan channel media sponsorship TV untuk menjangkau customer, sebut saja kalangan tukang bangunan. Di waktu luangnya, sebagian besar menonton TV, dan acara yang mereka minati adalah sinetron dan entertainment. Lebih spesifik lagi, entertainment macam apa sih, ya dangdut. Itulah awal mula kenapa saya dan tim jadi beriklan di dan sponsorin acara dangdut, hehehe. Sebelumnya cuma saya yang ngerti dangdut, karena apa? Ya karena mamih dari saya orok nyetelnya musik dangdut, hahaha. Kan masih banyak yang menganggap dangdut itu norak dan kampungan ya, jadi kadang suka dicengin juga tuh saya. Tapi saya mah cuek, elu-elu gw-gw kalo masalah selera yaaa, hahaha. Emang si ada yang suka goyang seronok dan bajunya juga super seksi. Jangankan dangdut si ya, musik R&B dan dance gitu juga banyak yang baju dan goyangannya gitu, hehehe.

Final D'Academy Asia

January 12, 2016

My Diet Journey : Turun 15 Kg Dalam 3 Bulan

January 12, 2016 114 Comments
Assalamu'alaikum wr wb,

Selamat tahun baru 2016 semuaaaaa. Apa kabarnya? Semoga di tahun yang baru ini kita semua selalu sehat, makin sukses dan tetap semangat yaaaa.. Setelah beberapa waktu sengaja saya tunda, kali ini saya memantapkan hati untuk sharing soal perjalanan diet saya. Kenapa saya tunda? Karena sebenarnya belum mencapai target yang saya inginkan, masih separuh jalan walaupun hasilnya sudah lumayan kelihatan. Jadi kemarin-kemarin tuh rasanya ngga afdol gitu kalo belum mencapai target tapi udah posting cerita lengkapnya. Tapi akhirnya posting juga buat memotivasi (kembali) diri ini plus ada beberapa pertanyaan juga dari yang kebetulan baca blog saya.

Inilah dia si jali-jali kisah diet saya...

Ketika hamil tahun 2012-2013 lalu, berat badan naik hingga 22 kg. Berat sebelum hamil 58 kg dan sesaat sebelum melahirkan mencapai 80 kg. Luar biasa ya, hahaha. Setelah melahirkan pun hilangnya ngga terlalu banyak, paling hanya 9 kg, sisanya masih nempel di saya. Iya posesif amat itu berat badan sama saya, hahaha. Saat cuti 3 bulan karena masih masa adaptasi sebagai ibu, mengurus bayi dan istirahat malam yang kurang, akhirnya turun berat badan secara alami hingga 15 kg. Jadi saat masuk kantor saat itu, tinggal 7 kg lagi tuh sisanya. Do the math ya, hihihi. :P Kemudian dimulailah hari-hari bekerja kembali seperti biasa dengan status sebagai busui (ibu menyusui). Nah, saya itu tipe stress eater klo istilah saya si, alias kalo lagi stress or banyak kerjaan kompensasinya ke makan, hahaha. Belum lalu excuse saya yang lagi menyusui, jadilah saya pemalu aka perempuan makan melulu, hihihi. Jangan ditiru yaaaaa.. :)) Niat mau diet tapi suami masih bilang ngga usah dulu sampai Naya umur 2 tahun. Yess karena suami ngga protes atau keberatan, jadilah saya semakin santai kayak di pantaiiii.. Yeah right, hahaha.

Saya sebelum diet

Mendekati September 2015, mulailah saya mencari metode diet yang cocok dan aman buat saya. Yang ngga terlalu neko-neko, ngga perlu minum obat diet atau olahraga berlebihan. Kebetulan ada teman kantor yang sudah lebih dahulu melakukan diet dan dari keseharian program diet yang dia lakukan sepertinya cocok buat saya. Keberhasilannya pun cukup bagus, asalkan disiplin mengikuti menu. Kalopun temenku cheating makan atau minum yang ngga boleh, berat badannya pun ngga yo-yo, masih cenderung stabil. Dan Bismillah, akhirnya saya datang ke Dokter Ahli Gizi referensi teman itu, namanya Dr. Joko Siswoyo, MS, SpGK.

Informasi tentang Dr Joko tentu saja saya dapatkan dari teman yang sudah ikut programnya. Dokter Joko praktek di 2 tempat, yaitu RS Permata Cibubur dan Klinik pribadinya di Mall Bellagio Mega Kuningan. Untuk info jadwal prakteknya bisa diintip di website miliknya. Atau bisa telepon di nomor : 0815 10100371 atau 0819 10100371. 

Saya pilih di kliniknya yang berada di Mall Belagio karena lebih dekat dengan rumah saya dan secara waktu, saya bisa datang konsultasi selepas kerja. Sebelum datang, teman saya sudah wanti-wanti klo Dr Joko "agak galak", hihihi. Apa sebab? Karena Dr Joko biasanya ngga akan melayani pertanyaan pasiennya ketika dia sedang membuat planning program diet buat pasien tersebut. Dan Dr Joko juga biasanya akan saklek bilang ngga sama kompromi/toleransi yang sering banget ditanyakan oleh pasiennya. Misalnya, tertulis di menu cuma boleh makan brokoli, jangan tanya bisa diganti apa engga. Atau dalam menu tertulis lauknya ikan, ayam tanpa kulit atau daging, terus kita tanya boleh diganti telur ngga dok, udah pasti jawabannya "di menu apa tertulisnya apa? Ikutin apa yang tertulis di menu saja." Dan seterusnya, hahaha. Jadi, sebaiknya kalo memang konsultasi sama beliau sebaiknya diam dulu waktu dia bikin rencana diet kita. Mungkin sebagian orang ngga bisa terima, tapi kalo saya mah saya iyain dulu aja deh, hahaha.

Saya pertama kali datang tanggal 1 September 2015, sepulang kerja sekitar jam 6 sore. Rasanya deg-degan sebelum masuk, hahaha. Waktu itu memang badan saya udah terasa berat banget, pakai baju juga serba salah karena lebar dimana-mana, huhuhu. Pas masuk ruangan, saya lepas alas kaki, ditimbang dengan alatnya. Dan langsung keluar hasilnya tuh. BB saya waktu itu 76,4 kg kalo ngga salah, hahaha. Lalu kadar lemak dalam tubuh saya jauh melewati batas normal. Normalnya buat wanita kalo ngga salah sekitar 20-30% dari total berat badan. Saya sudah masuk kategori obesitas karena tinggi badan saya hanya 158 cm, hiks.. Diukur juga metabolisme saya umur berapa, dan metabolisme saya waktu itu hampir 2x usia saya, hahahaha. *jleeeeeeeb*  Stress ngga saya dengernya, tapi ke dokter kan memang mau lebih sehat dan turun ya berat badannya, jadi mari kita telan bulat-bulat kenyataan tersebut. Lalu, mulailah si dokter ketak-ketik merumuskan menu buat saya. Saya menunggu dalam diam. Soalnya udah dapat bocoran kan dari teman kalo doski gimana orangnya, hahaha. Pas dia kasih menunya barulah saya baca dengan seksama. Karena saya masih menyusui, saya cuma tanya suplemennya ngaruh ngga sama ASI saya. Dan dia bilang ngga masalah, fiuuuh... Jadi apa menunya sih? Here it is...

Jadwal makan 1 : 08.00
Roti gandum 2 lembar. Polos tanpa isi.
Suplemen pagi.

Jadwal makan 2 : 10.00
Apel 1 buah. Ukuran dan jenis bebas. (Saya pilih apel karena supply di Giant dekat rumah lebih konsisten apel daripada pear, hahaha)

Jadwal makan 3 : 12.30
Nasi 6 sdm
Ikan/ayam tanpa kulit/daging 65 gram. Ditimbang mentah, tanpa tulang.
Tahu 40 gram. Ditimbang mentah.
Sayuran hijau 2 sdm. Setelah matang, kuahnya bebas.
Suplemen siang
Minyak goreng/santan/mentega 0 ml. (Dengan kata lain NO minyak goreng/santan/mentega)

Jadwal makan 4 : 16.00
Roti gandum 1 lembar. Polos tanpa isi.

Jadwal makan 5 : 19.00
Nasi 5 sdm
Ikan/ayam tanpa kulit/daging 65 gram. Ditimbang mentah, tanpa tulang.
Tahu 40 gram. Ditimbang mentah.
Minyak goreng/santan/mentega 0 ml. (Dengan kata lain NO minyak goreng/santan/mentega)

Jadwal makan 6 : 21.00
Apel 1 buah. Ukuran dan jenis bebas.


Hal lainnya yang perlu diperhatikan sbb :
- Tiap orang mungkin akan mendapatkan menu yang berbeda sesuai dengan kondisi tubuh saat mulai diet. Tapi dari 2 teman saya yang lain, menunya ngga terlalu beda jauh.
- Untuk hasil maksimal harus disertai olahraga jalan kaki minimal 30 menit tiap hari, tanpa berhenti ya jalannya. Ngga disarankan olahraga terlalu berat sama dokternya. Temenku yang ikut zumba pun disuruh berhenti dulu selama diet.
- Boleh menggunakan segala macam jenis bumbu, garam sesuai selera, kecap, saos dan sejenisnya. Jadi kalo mau pakai saos tiram, saos tomat, boleh asalkan sebagai bumbu atau buat pendamping makan.
- Boleh minum teh atau kopi, asal ngga pakai gula. Pemanis bisa diganti dengan gula diet. Minuman yang diperbolehkan hanya air putih.
- Makanan atau minuman di luar menu ngga boleh juga. Tapi klo penasaran bisa SMS ke dokternya supaya afdol, hehehe.
- Cara masak juga bebas, asal ngga menggunakan 3 minyak goreng/santan/mentega itu tadi. Kalo saya prefer panggang atau tumis tapi tanpa minyak goreng. Jadi masih bisa lho makan sayur asem sm sambel terasi, hahaha.
- Kalo jadwalnya sering telat atau ngga tepat, dokter bilang si akan memperlambat pembakarannya. Jadiii, sebaiknya disiplin ya teman-teman.

Setelah diet

Target bersama dokter waktu itu adalah 20 kg hingga akhir November 2015. Asalkan saya disiplin ya. Di 2 minggu pertama dokter menjamin kalo saya disiplin dengan schedule yang dia buat, turun minimal 4 kg. Saya kemarin turun 5 kg di 2 minggu pertama. Idealnya si 2 minggu sekali datang ke dokter untuk konsultasi dan cek progress.Kalo saya ni, saya hanya datang di 1 September itu, terus menunya saya ulang sampai bulan November. Biar irit juga, per konsultasi plus suplemen habis sekitar 975ribu soalnya, hihihi. *emak2irit* Di 2 bulan pertama turunnya lumayan tuh, sampai 12 kg. Saya disiplin juga olahraga soalnya tiap pulang kantor. Jalan santai aja 30 menit tanpa berhenti. Pas suami pindah kantor dan ngga bisa pulang jam 6, jadilah saya agak jarang jalan. Ngga ada yang nemenin jalan soalnya, huhu. Nah bulan November mulai agak melambat tuh. Sampai akhirnya turunnya hanya nambah 2 kg saja sampai Desember. Nah, 1 Desember 2015 saya ke dokter lagi. Dan sampai sekarang mentok di 15 kg turun totalnya, hahaha. Separuh November saya mulai cheating karena sering meeting dan kerja dari luar, belum lagi shooting sampai tengah malam. Desember lebih berantakan lagi, hahaha. Fiuuuuh.. Anyway, pada pertemuan kedua kadar lemak dalam tubuh saya turun cukup jauh, tapi saya lupa pastinya.

Menu untuk konsultasi kedua saya sbb :

Jadwal makan 1 : 08.00
Roti gandum 1 lembar. Polos tanpa isi.
Telor putih rebus 1 butir.
Suplemen pagi.

Jadwal makan 2 : 10.00
Apel 1 buah. Ukuran dan jenis bebas.

Jadwal makan 3 : 12.30
Nasi 5 sdm
Ikan/ayam tanpa kulit/daging 65 gram. Ditimbang mentah, tanpa tulang.
Brokoli 3 kuntum.
Suplemen siang di tengah waktu makan.
Minyak goreng/santan/mentega 0 ml. (Dengan kata lain NO minyak goreng/santan/mentega)

Jadwal makan 4 : 16.00
Apel 1 buah. Ukuran dan jenis bebas.

Jadwal makan 5 : 19.00
Nasi 5 sdm
Ikan/ayam tanpa kulit/daging 65 gram. Ditimbang mentah, tanpa tulang.
Brokoli 3 kuntum.
Minyak goreng/santan/mentega 0 ml. (Dengan kata lain NO minyak goreng/santan/mentega)

Jadwal makan 6 : 21.00
Roti gandum 1 lembar. Polos tanpa isi.

Dan untuk periode setelah konsultasi kedua ini masih belum istiqamah karena alasan yang saya sebutkan di atas. Sejauh ini sudah turun 15 kg alhamdulillah, sempat naik sedikit tapi turun lagi kalo saya kembalikan pola makan saya. Jalannya kadang cuma di weekend atau di mall, hahahaha. Setelah mengikuti program diet ini keuntungan lainnya adalah saya jadi lebih fit. Memang benar makanan dan minuman yang kita konsumsi itu sangat berpengaruh ke kesehatan tubuh. Sebelum melakukan diet, saya sering banget pakai koyo. Selama diet bahkan hingga kini, alhamdulillah lebih fit dan bebas koyo. Plus ngga gampang capek walaupun harus shooting sampai dini hari. Yeaaaay.. *jogethula2* Salah satu penjahatnya kayaknya si minyak goreng, santan dan mentega itu si. Keuntungan lainnya adalah tentu saja bisa pakai baju macam-macam model, hohoho. Beberapa baju lama yang tadinya kesempitan sudah bisa dipakai lagi.

Nextnya saya mau nurunin 5-6 kg lagi nih. Setidaknya balik lagi ke berat badan sebelum nikah. Saya dari dulu emang ngga pernah kurus-kurus amat si, hehehe. Doakan ya semoga saya istiqamah.

Love you, life. :D

Wassalamu'alaikum wr wb.